Breaking News:

Berita Pati

Posko Polisi Ini Diyakini Dapat Cegah Korban Jiwa Kecelakaan Perbatasan Pati dan Kudus

Posko polisi ini diyakini bisa mengurangi dan mencegah korban jiwa kecelakaan di perbatasan Pati dan Kudus.

Polres Pati
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pati membentuk posko di perbatasan Pati-Kudus, tepatnya di depan PT Dua Kelinci. Posko ini beroperasi selama berlangsungnya Operasi Zebra Candi 2021. 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Dalam rangka mencegah adanya korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pati membentuk posko di perbatasan Pati-Kudus, tepatnya di depan PT Dua Kelinci.

Kaur Bin Ops Satlantas Polres Pati Ipda Muslimin mengungkapkan, posko ini akan dioperasikan selama dua pekan, yakni selama operasi zebra candi yang berlangsung Senin-Minggu (15-28/11/2021).

Selain personel Satlantas Polres Pati, posko ini juga beranggotakan beberapa personel dinas terkait.

Di antaranya Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pati, Jasa Raharja, dan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pati.

“Posko ini semacam pospam (pos pemantauan). Tujuannya untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas,” tutur Ipda Muslimin dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Kamis (18/11/2021).

Posko ini, lanjut dia, diharapkan dapat mencegah korban jiwa dari kecelakaan lalu lintas. 

“Termasuk mencegah korban laka. Karena di sana ada unsur kesehatan. Kalau ada kejadian laka bisa segera ditangani. Ada Jasa Raharja agar santunan korban laka bisa langsung tersalurkan,” papar dia.

Pihaknya memutuskan membentuk posko di perbatasan Pati-Kudus lantaran area itu rawan kecelakaan.

Terlebih area ini merupakan jalan utama di kawasan Pantura.

“Di sana titik lelah. Apalagi jalannya lurus. Jadi membuat orang untuk berpacu lebih tinggi lagi. Lelah, kecepatan tinggi. Jadi rawan terjadi kecelakaan,” tegas dia.

Ipda Muslimin mengimbau pengguna jalan untuk berhati-hati ketika berkendara.

Bila lelah, pengendara diharapkan istirahat terlebih dahulu. 

“Karena kebanyakan kecelakaan dikarenakan faktor kelalaian pengendara. Lelah, berkendara tak hati-hati hingga kendaraannya tak standar. Kebanyakan karena pengendara,” tandas dia.

(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved