Breaking News:

Berita Semarang

Dinkes Kota Semarang Beberkan Strategi Cegah Ledakan Kasus Covid-19 Setelah Nataru

Dinas Kesehatan telah melakukan sejumlah strategi agar tidak ada ledakan kasus pada perayaan Natal 2021 dan tahun baru 2022 (Nataru)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG / EKA YULIANTI FAJLIN
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Moh Abdul Hakam 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Kesehatan telah melakukan sejumlah strategi agar tidak ada ledakan kasus pada perayaan Natal 2021 dan tahun baru 2022 (Nataru).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Moh Abdul Hakam mengatakan, sejak jauh-jauh hari telah melakukan strategi agar kasus di Kota Semarang tetap landai dan tetap bertahan pada PPKM Level 1.

Upaya yang dilakukan antara lain random sampling deteksi dini Covid-19.

Dinkes telah menyasar ke sejumlah tempat antara lain sekolah, pasar, pusat perbelanjaan, dan tempat umum lainnya untuk skrining Covid-19.

Harapannya, pada Nataru nanti tidak ada penyebaran Covid-19.

Edukasi protokol kesehatan (prokes) kepada masyarakat pun tak terhenti. Masyarakat diimbau tetap menerapkan prokes dalam setiap aktivitas mereka.

Percepatan vaksinasi terus dilakukan. Hingga kini, Hakam menyebutkan, capaian vaksinasi di ibu kota Provinsi Jawa Tengah ini telah mencapai 109,34 persen untuk dosis pertama (V1) atau 1.426.908 sasaran.

Sedangkan, capaian vaksinasi dosis kedua (V2) sudah mencapi 94,98 persen atau sebanyak 1.239.509 sasaran.

"Vaksinasi yang persentasenya di bawah 70 persen kami upayakan melalui door to door atau dhodhog lawang," katanya, Jumat (19/11/2021).

Menurutnya, ada beberapa wilayah yang masih rendah capaian vaksinasinya, diantaranya di Semarang Utara, Gayamsari, Genuk, Semarang Selatan, Tugu, Mijen. Capaian vaksinasi di wilayah itu masih dibawah 70 persen.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved