Breaking News:

Berita Semarang

Dinkes Kota Semarang Beberkan Strategi Cegah Ledakan Kasus Covid-19 Setelah Nataru

Dinas Kesehatan telah melakukan sejumlah strategi agar tidak ada ledakan kasus pada perayaan Natal 2021 dan tahun baru 2022 (Nataru)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG / EKA YULIANTI FAJLIN
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Moh Abdul Hakam 

"Capaiannya masih 68 - 69 persen. Makanya, kami genjot," ucapnya.

Lebih lanjut, Hakam menambahkan, pemerintah pusat akan memberlakukan PPKM Level 3. Ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan diantaranya membuat kegiatan kerumunan, semisal pesta kembang api atau perayaan lain yang dapat memicu kerumunan.

Mobilitas masyarakat juga dibatasi. Aparatur sipil negara (ASN) tidak diperbolehkan cuti. Upaya-upaya tersebut dilakukan agar tidak ada gelombang ketiga penyebaran Covid-19.

"Harapannya supaya tidak ada gelombang ketiga atau kenaikan kasus di Semarang," ucapnya.

Sebelumnya, Hakam memprediksi akan terjadinya kenaikan kasus pada Oktober - Desember sebanyak 190 -200 kasus jika PPKM ditiadakan.

Prediksi tersebut melihat dari grafik data pada 2020 ditambah dengan angka vaksinasi, serta penerapan protokol kesehatan.

"Kami belajar dari 2020. Angka kasus Covid-19 dari mesin learning yang kami masukan, kami juga masukan angka vaksin dan prokes, kalau tidak ada PPKM darurat, nanti ada peningkatan kasus akhir Desember 190 - 200 kasus," papar Hakam. (eyf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved