Breaking News:

Pertamina Cilacap

Kilang Pertamina Cilacap Berikan Santunan Rp 100 Juta untuk 500 Yatim dan Duafa

"Alhamdulillah, musibah meski tidak pernah kita inginkan sudah bisa diatasi dengan baik dan cepat, tentu ini menjadi muhasabah bersama," katanya.

Editor: abduh imanulhaq
PERTAMINA CILACAP
Simbolis penyerahan santunan dilakukan oleh GM PT KPI Unit Cilacap, Eko Sunarno kepada Ustadz Mauluddin dari panti asuhan Tazkiyatunnufus, 

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Cilacap menyerahkan santunan senilai Rp 100 juta bagi 500 anak-anak yatim & duafa di Cilacap, Jumat sore (19/11/2021).

Simbolis penyerahan santunan dilakukan oleh GM PT KPI Unit Cilacap, Eko Sunarno kepada Ustadz Mauluddin dari panti asuhan Tazkiyatunnufus, Lomanis dalam acara 'Muhasabah & Doa Bersama untuk Keselamatan Kilang Cilacap' di Masjid Baiturrahmah, Komperta Donan.

GM Eko dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur tak terhingga kepada Allah SWT, menyusul operasional perusahaan yang tetap berjalan normal pasca insiden kebakaran 1 tangki 36 T - 102.

"Alhamdulillah, musibah meski tidak pernah kita inginkan sudah bisa diatasi dengan baik dan cepat, tentu ini menjadi muhasabah bersama," katanya.

PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Cilacap menyerahkan santunan senilai Rp 100 juta bagi 500 anak-anak yatim & duafa di Cilacap, Jumat sore (19/11/2021).
PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Cilacap menyerahkan santunan senilai Rp 100 juta bagi 500 anak-anak yatim & duafa di Cilacap, Jumat sore (19/11/2021). (Istimewa)

Untuk itu lanjut Eko, tentu ada banyak hikmah dari setiap peristiwa yang dilalui termasuk insiden tersebut.

"Bahwa takdir Allah itu pasti, itu yang paling utama. Selain itu yang tidak kalah penting adalah kita tidak cukup hanya mengandalkan daya dan upaya fisik semata, tapi harus dibarengi dengan doa dan amalan baik, termasuk sedekah," ujarnya.

Dai Cilacap, Ustadz Hasan Makarim dalam muhasabahnya mengingatkan kembali, setiap manusia dipastikan selalu mendapatkan ujian dalam berbagai jenis.

"Agar ujian itu mendatangkan pahala, maka terimalah dengan ikhlas. Yakinlah Allah akan mengganti dengan yang lebih baik, itu janji Allah SWT," katanya.

Menurut Ustadz Hasan, sikap utama yang harus dikedepankan dalam menghadapi musibah adalah berprasangka baik (husnuzon) kepada Allah SWT.

"Husnuzon itu mendatangkan energi baik, maka berprasangka baiklah kepada-Nya," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved