Breaking News:

berita Sragen

Dua Tahun Vakum Event, Bupati Sragen Berharap SangiRun Jadi Ajang Tahunan

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni lepas para pelari di ajang SangiRun Night Trail 2021.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: sujarwo
Doc Tim video Tribun Jateng
Sejumlah pelari SangiRun Night Trail 2021 ketika di garis start yang berada di Museum Purba Sangiran Sragen. 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Dampingi Direktur Jenderal Kebudayaan, Kemendikbudristek, Hilmar Farid, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati lepas para pelari di ajang SangiRun Night Trail, Sabtu (20/11/2021).

Event yang diselenggarakan dalam rangka memperingati 25 tahun Situs Cagar Budaya Sangiran sebagai salah satu warisan dunia oleh badan PBB UNESCO ini berlangsung meriah Sabtu malam.

Sebanyak 100 pelari ini harus menempuh jarak 25 kilometer dengan 10 desa wisata dan lima klaster Museum Manusia Purba Sangiran yang ada di dua Kabupaten, yakni Sragen dan Karanganyar.

100 pelari ini terdiri dari 25 atlet pelari elit yang diundang oleh pihak penyelenggara. Sementara sisanya merupakan peserta yang telah mengikuti seleksi terlebih dahulu.

Satu kloter terdiri dari 20 pelari, para pelari ini dibekali dengan pencahayaan yang berada di kepala, pencahayaan yang baik di setiap desa hingga terdapat atraksi kebudayaan di desa.

Pada kesempatannya, Bupati mengaku bersyukur event SangiRun Night Trail ini bisa terselenggara. Pasalnya selama dua tahun terakhir, pihaknya tidak menyelenggarakan event apa pun akibat Pandemi Covid-19.

"Akhirnya malam ini kita menyelenggarakan sebuah event besar, sebagai Bupati Sragen rasa syukur yang tidak terhingga dan terima kasih banyak Sangiran telah dipilih untuk bisa mengadakan event dengan bantuan dari pemerintah pusat," kata Bupati Yuni.

Event SangiRun dikatakan Yuni menjadi momentum bagi semuanya dengan kasus Covid-19 yang sudah mulai melandai di Indonesia terkhusus di Kabupaten Sragen.

Yuni berharap melandainya kasus Covid-19 bisa terus dijaga, atas kerjasama antara pemerintah dan masyarakat. Sehingga diharapkan prediksi gelombang ketiga Covid-19 tidak terjadi di Indonesia.

"Dengan itu, ekonomi bangkit dan semua kegiatan bisa kita laksanakan dengan baik. Semoga ini menjadi kegiatan yang rutin dan Sangiran harus menjadi bagian yang bisa mendominasi pariwisata di Jawa Tengah," tutupnya.

Sementara itu, Direktur Kemendikbud Hilmar Farid berharap event SangiRun ini akan menjadi awal kegiatan-kegiatan publik di Jawa Tengah khususnya di Sragen.

Hilmar sapaan akrabnya itu mengaku, pihaknya siap mendukung jika tahun depan akan melaksanakan di SangiRun 2022. Kerjasama yang baik ini diharapkan akan terus dilanjutkan.

Usai memberikan sambutan, Hilmar didampingi pihak panitia, jajaran Forkopimda Sragen langsung membuka SangiRun Night Trail ini dengan memukul gong. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved