Breaking News:

Berita Kendal

Ibunda Sertu Ari Baskoro, Korban Penembakan KKB Papua: Sudah Hilang Kontak Sejak 15 November

Sertu Ari gugur dalam tugasnya sebagai prajurit TNI AD dari Satuan BKO Aparat Teritorial (Apter) Koramil Suru-suru, Kabupaten Yahukimo, Papua.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: moh anhar

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Sertu Ari Baskoro, warga Dusun Legok Sari, RT 1 RW 2 Desa Pidodo Wetan, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal menjadi korban keganasan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

Sertu Ari gugur dalam tugasnya sebagai prajurit TNI AD dari Satuan BKO Aparat Teritorial (Apter) Koramil Suru-suru, Kabupaten Yahukimo, Papua pada, Sabtu (20/11/2021).

Ibunda Sertu Ari, Titik Kisworini (61) mengaku sering berkomunikasi dengan anak ketiganya selama bertugas di Papua.

Kata dia, hampir setiap hari melakukan panggilan suara atau panggilan video untuk saling sapa dan menanyakan kabar.

Baca juga: Ini Tiga Potensi Wisata di Tugu Semarang yang Bisa Dikunjungi, Dari Hutan Bakau sampai Tugu Kuno

Baca juga: Hendak Konvoi Kemenangan Persija Jakarta Vs Persib Bandung di Solo, The Jakmania Diciduk Polisi 

Keharmonisan hubungan anak dan orangtuanya berlangsung baik, meski terpaut jarak.

"Hampir tiap hari telepon, kadang video call kangen lihat orangtua dan keluarganya. Yang diceritakan paling seputar harga makanan di sana mahal, harus naik perahu kalau belanja bulanan, kebiasaan hidup di sana juga," terangnya, Minggu (21/11/2021).

Beberapa kisah lain juga diceritakan Sertu Ari kepada ibundanya.

Termasuk bermain dan belajar bersama dengan anak-anak Papua. 

Lebih lanjut, Titik mengaku hilang kontak dengan Sertu Ari mulai 15 November 2021. 

Kata dia, beberapa kali keluarga menghubungi tidak bisa karena dimungkinkan gangguan signal. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved