Breaking News:

Berita Sragen

Pemdes Karungan Sragen Beri Perlindungan Satwa di Area Mbah Karang, Melanggar Denda Rp 10 Juta

Masyarakat maupun pengunjung Pasar Bahulak, Dukuh Sawahan, Desa Karungan, Kecamatan Plupuh, Sragen dilarang mengganggu bahkan menangkap satwa.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Suasana rimbun pepohonan di Pasar Bahulak, Karungan, Plupuh, Sragen, Minggu (21/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Masyarakat maupun pengunjung Pasar Bahulak, Dukuh Sawahan, Desa Karungan, Kecamatan Plupuh, Sragen dilarang mengganggu bahkan menangkap satwa di kawasan Mbah Karang.

Kawasan Mbah Karang ini merupakan lahan seluas milik 4 hektare milik Pemdes Karungan yang berada di wilayah pasar dan Timur Pasar Bahulak.

Pengunjung atau warga masyarakat dilarang mengganggu, mengambil, menangkap, menembak dan memburu satwa yang berada di lingkungan area Mbah Karang, apabila ada yang melanggar di berlakukan denda Rp 10 juta.

Baca juga: Karangan Bunga Membanjiri Rumah Duka Sertu Ari Baskoro di Kendal, TNI Gugur di Papua

Baca juga: Serapan APBD Kota Semarang 2021 Baru 60 Persen, Proyek Jembatan Kaca Tinjomoyo Dipastikan Gagal

Hal ini telah termaktub dalam Peraturan Desa Karungan No. 15 tahun 2020 tertanggal 9 Oktober 2020 yang berisi bahwa Pemerintah Desa Karungan menetapkan area Mbah Karang sebagai kawasan perlindungan Satwa.

"Hasil Musrenbang kami di desa kami mengeluarkan peraturan desa, melindungi daerah perlindungan satwa sekitaran Pasar Bahulak seluas 4 hektare," kata Kepala Desa Karungan, Joko Sunarso ketika berbincang dengan Tribunjateng.com.

Joko sapaan akrabnya itu melanjutkan, tujuan dibentuknya peraturan desa ini agar masyarakat kembali melestarikan alam. Dirinya mengaku pada tahun 70-an burung-burung masih banyak di pekarangan warga.

Pihaknya berencana mengembalikan konsep alam, agar burung bisa beterbangan di wilayah desa dan bisa dinikmati di sekitaran desa.

Ruang Adaptasi

Agar memudahkan rencana ini, pihaknya akan membuat ruang adaptasi yang dikhususkan bagi burung-burung sebelum di lepas ke alam. Ruang adaptasi ini rencananya akan berada di sekitaran timur Pasar Bahulak.

"Kita akan buat ruang adaptasi burung, sebelum dilepas akan diadaptasi terlebih dahulu. Saat ini belum bisa, nanti kita jika akan membuka donasi bagi yang ingin menyumbang burung," katanya, Minggu (21/11/2021).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved