Breaking News:

Guru Berkarya

Picture and Picture Mempermudah Pembelajaran Matematika

Model pembelajaran Picture and Picture cocok digunakan di segala tingkat pendidikan lebih khusus pendidikan anak usia dini.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Iman Santoso SPdSD, Guru SDN 03 Yosorejo Kec Petungkriyono Kab Pekalongan 

Oleh: Iman Santoso SPdSD, Guru SDN 03 Yosorejo Kec Petungkriyono Kab Pekalongan

PROSES pembelajaran terhadap peserta didik jenjang pendidikan dasar membutuhkan pendekatan dan sentuhan yang berbeda. Peserta didik pendidikan dasar (SD) memiliki kecenderungan melihat, mengamati, meniru dan mempraktekkannya kembali pada saat pembelajaran di kelas. Tingkat penasaran yang dimiliki oleh anak didik sangat tinggi dan membutuhkan arahan yang tepat.

Peserta didik sangat membutuhkan bimbingan dan arahan yang prosentasenya lebih besar dibandingkan dengan pendidikan diatasnya termasuk pendidikan menengah. Anak memerlukan pendidikan, pengalaman, dan pengetahuan termasuk tentang dirinya sendiri sebagai bagian dari pengenalan diri.

Anak tidak serta merta dapat memahami dan mengenali dirinya sendiri seperti yang terjadi di SDN 03 Yosorejo Petungkriyono Kabupaten Pekalongan. Peserta didik membutuhkan bimbingan dari gurunya untuk mempelajari berbagai mata pelajaran termasuk matematika.

Guru seharusnya dapat memanfaatkan fenomena ini dan mengembangkannya untuk merencanakan proses pembelajaran yang nyaman dan terukur. Guru perlu merencanakan proses pembelajaran yang dapat melibatkan anak didik untuk bekerjasama dengan anak didik yang lain. Cooperative Learning atau pembelajaran kooperatif adalah alternatif model pembelajaran yang bersifat kebersamaan.

Joyce yang dikutip dalam Trianto (2007:5) menjelaskan bahwa model pembelajaran adalah suatu perencanaan atau pola yang digunakan sebagai pedoman dalam merencanakan pembelajaran di kelas atau pembelajaran dalam tutorial dan untuk menentukan perangkat-perangkat pembelajaran termasuk didalamnya buku-buku, film, komputer dan lain-lain. Suprijono (2010:46) turut mengungkapkan bahwa model pembelajaran adalah kerangka konseptual yang melukiskan prosedur yang sistematis dalam mengorganisasikan pengalaman belajar untuk mencapai tujuan belajar tertentu dan berfungsi sebagai pedoman bagi para pengajar dalam merencanakan aktivitas belajar mengajar.

Salah satu model pembelajaran yang menggunakan prinsip pembelajaran kooperatif adalah model pembelajaran Picture and Picture. Model pembelajaran Picture and Picture cocok digunakan di segala tingkat pendidikan lebih khusus pendidikan anak usia dini. Karena model pembelajaran ini dapat dilakukan secara sederhana, maupun dikembangkan secara komplek.

Menurut Agus Suprijono (2009:110), model pembelajaran Picture and Picture adalah model pembelajaran yang menggunakan gambar dipasangkan atau diurutkan menjadi urutan logis. Pembelajaran ini memiliki ciri aktif, inovatif, kreatif, dan menyenangkan. Model pembelajaran apapun yang digunakan selalu menekankan aktifnya peserta didik dalam setiap proses pembelajaran.

Penerapan model ini secara sederhana pada peserta didik kelas empat di SDN 03 Yosorejo Petungkriyono Kabupaten Pekalongan materi tentang pengukuran sudut, panjang, waktu dan berat sudah sangat tepat. Hal ini dikarenakan peserta didik lebih mudah memahami ketika digunakan media dalam proses pembelajran berupa gambar.

Langkah-langkah pemanfaatan model pembelajaran Picture and Picture dimulai guru membuka pembelajaran dengan menyampaikan salam dan menanyakan kabar kepada anak-anak. Guru menjelaskan kompetensi dasar, tujuan pembelajaran dan materi pembelajaran serta model pembelajaran yang digunakan.

Guru memperlihatkan gambar-gambar terkait dengan materi pengukuran sudut, panjang, waktu dan berat. Peserta didik secara bersama-sama memasangkan dan mengurutkan gambar sehingga cocok. Guru mengkonfirmasi pasangan gambar yang telah diselesaikan. Guru menanamkan konsep sesuai materi bahan ajar, menyampaikan kesimpulan, evaluasi dan refleksi serta memberikan penguatan materi.

Penulis merasakan peningkatan dalam minat dan antusias anak menyelesaikan tugasnya. Nampak dari semangat peserta didik dalam mengikuti pembelajaran di setiap tahapannya dan hasil belajar peserta didik meningkat secara signifikan. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved