Berita Purbalingga
Sakit Tidak Kunjung Sembuh, Nenek di Kaligondang Purbalingga Gantung Diri
Peristiwa gantung diri menggegerkan warga Desa Arenan, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, Sabtu (20/11/2021) dini hari.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Peristiwa gantung diri menggegerkan warga Desa Arenan, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, Sabtu (20/11/2021) dini hari.
Seorang nenek ditemukan gantung diri pada pohon Nangka di samping rumahnya.
Polisi dari Polsek Kaligondang dan Inafis Polres Purbalingga yang datang kemudian melakukan pemeriksaan TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi.
Kemudian bersama dengan petugas medis melakukan pemeriksaan jenazah.
Kapolsek Kaligondang, Iptu Khaliman menuturkan bahwa warga gantung diri yaitu KN (80) warga Desa Arenan.
Ia ditemukan tewas gantung diri oleh TM (46) yang merupakan anak kandungnya sekira pukul 02.30 WIB.
"Saat anaknya terbangun tidak mendapati ibunya di kamar.
Kemudian dicari di sekitar rumah bersama anak lainnya dan ditemukan sudah dalam kondisi gantung diri," kata kapolsek sebagaimana keterangan tertulis kepada Tribunbanyumas.com.
Kapolsek menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan jenazah, tidak ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan.
Ditemukan ciri khas meninggal dunia akibat gantung diri.
Dari keterangan yang diperoleh, sehari sebelum kejadian KN pernah menyampaikan kepada anaknya ingin gantung diri.
Omongan tersebut direspon anaknya dengan nasehat agar tidak melakukan hal tersebut.
"Namun ternyata KN tetap nekat gantung diri saat seluruh penghuni rumah sudah tertidur.
Ia ditemukan gantung diri di samping rumah pada dini hari," kata kapolsek.
Kapolsek menambahkan tidak diketahui secara pasti penyebab gantung diri yang dilakukan.
Namun diduga akibat sakit yang tidak kunjung sembuh menjadi penyebabnya.
Dari keterangan keluarganya, KN memiliki riwayat sakit pinggang dan sudah menjalani operasi di rumah sakit namun tidak kunjung sembuh.
DISCLAIMER: Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.
Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.
Berbagai saluran telah tersedia bagi pembaca untuk menghindari tindakan bunuh diri.
Warga Semarang dan Jawa Tengah bisa menghubungi RSJ Amino Gondohutomo Semarang telp (024) 6722565 atau RSJ Prof Dr Soerojo Magelang telp (0293) 363601. (*)
(Tribunbanyumas/jti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/polisi-saat-melakukan-oleh-tkp-ditemukannya-warga-yang-gantung-diri.jpg)