Breaking News:

Berita Semarang

Serapan APBD Kota Semarang 2021 Baru 60 Persen, Proyek Jembatan Kaca Tinjomoyo Dipastikan Gagal

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyampaikan, serapan APBD Kota Semarang 2021 baru menyentuh 60 persen.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: moh anhar

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyampaikan, serapan APBD Kota Semarang 2021 baru menyentuh 60 persen.

Angka tersebut merupakan serapan hingga Oktober 2021.

Menurut wali kota yang akrab disapa Hendi, serapan anggaran itu masih jauh.

Namun demikian, dia optimistis serapan anggaran bisa mencapai lebih dari 90 persen pada November ini.

"Penyerapan, di rakor tepra Oktober kemarin, masih 60 persen. Masih jauh tapi Insyaallah bulan-bulan ini semua bisa kami kebut sampai di atas 90 persen," papar Hendi.

Baca juga: Karangan Bunga Membanjiri Rumah Duka Sertu Ari Baskoro di Kendal, TNI Gugur di Papua

Baca juga: Pesta Siaga Pelajar di Kendal, Meski Terapkan Prokes Ketat Tetap Semangat Asah Keterampilan

Baca juga: Hasil Babak I Skor 0-0 Timnas U-18 Indonesia Vs Antalyaspor U-18, Live di Sini!

Dia akan memastikan siklus penyerapan anggaran pada November - Desember harus berjalan baik.

Program dan pekerjaan yang sudah direncanakan dipastikan harus sudah berjalan tepat waktu, berkualitas, dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Yang gagal sudah jelas, sudah kami blacklist, yaitu Jembatan Kaca Tinjomoyo. Yang lain kami optimis, termasuk pembangunan RSUD Mijen optimis bisa tepat waktu," terangnya.

Dia meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) turun ke lapangan untuk memastikan penyerapan anggaran dan kualitas pekerjaan benar-benar baik.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono menyampaikan, kecenderungan serapan anggaran pemerintah biasanya berada di puncak pada Oktober - November.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved