Breaking News:

Berita Semarang

25 Pelatih Cabor Kota Semarang Dilatih Penanganan Cedera

Sebanyak 25 pelatih cabang olahraga (cabor) Kota Semarang mengikuti pelatihan.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: sujarwo
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Kepala Dispora Kota Semarang, Suhindoyo membuka pelatihan Peningkatan Sumber Daya Manusia Tenaga Keolahragaan Tahun 2021, di Hotel Grand Edge, Senin (22/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sebanyak 25 pelatih cabang olahraga (cabor) Kota Semarang mengikuti pelatihan Peningkatan Sumber Daya Manusia Tenaga Keolahragaan Tahun 2021 yang digelar oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang.

Kegiatan ini diadakan selama tiga hari mulai 22-24 November 2021 di Hotel Grand Edge Semarang.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang, Suhindoyo mengatakan, pelatihan yang diberikan kali ini berkaitan dengan penanganan cedera atlet.

Kegiatan ini adalah salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) bagi tenaga keolahragaan khususnya para pelatih.

Pasalnya, kualitas SDM menjadi satu diantara sejumlah pendukung agar olahraga prestasi di Kota Semarang semakin dikelola secara profesional.

"Fenomena selama ini, ada jumlah dan mutu SDM sangat terbatan, termasuk kemampuan menangani cidera atlet dengan harapan ada peningkatan kompetensi pelatih untuk menangani cedera atlet," paparnya, Senin (22/11/2021).

Menurutnya, ada beberapa jenis olahraga yang berkembang yakni olahraga pendidikan, olahraga rekreasi, dan olahraga prestasi. Pembangunan olahraga prestasi membutuhkan upaya yang lebih kompleks.

Ada sejumlah faktor pendukung yang perlu perhatian, satu di antaranya mutu SDM serta manajemen dan tata kelola cabor.

 Jika para pelatih dapat melakukan penanganan cedera dengan baik, dia berharap, prestasi atlet akan tetap terjaga.

Kasi Pembibitan, Iptek dan Tenaga Keolahragaan Dispora Kota Semarang, Yorga Singgara menambahkan, peserta kegiatan pelatihan ini diikuti 25 orang, terdiri dari 24 pelatih cabor dan satu pengelola Sirkuit Mijen.

Ke depan, pihaknya akan menggelar kegiatan pelatihan untuk cabor lainnya. Pasalnya, Kota Semarang ada sekitar 60 cabor.

Adapun Risiko cidera pada atlet sangat potensi terjadi. Diharapkan, saat terjadi cidera ringan pada atlet, pelatih bisa melakukan penanganan sehingga tidak sampai menyebabkan cedera fatal.

Para peserta pelatihan akan mendapatkan materi selama dari beberapa pelatih teknis yakni PMI Kota Semarang. Kemudian, mereka akan praktik penanganan cedera pada hari terakhir pelatihan.

"Setiap pelatihan olahraga potensi ada cidera.  Kami harap pelatih bisa menangani, yang semula cedera ringan jangan sampai jadi fatal," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved