Breaking News:

Berita Kesehatan

Hindarkan Indonesia dari Resisten Antibiotik, PINTAR Sosialisaikan Penggunaan Antibiotik yang Tepat

Santi menambahkan jika Indonesia saat ini masih termasuk negara yang bisa mengalami ancaman resistensi antibiotik

Penulis: Like Adelia | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Like Adelia
Kegiatan sosialisasi yang dilakukan PINTAR terkait penggunaan antibiotik di Semarang 

TRIBUNJATENG.COM - Protecting Indonesia From The Thewat of Antibiotic Resistance (PINTAR) bersama dengan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kota Semarang melakukan edukasi terkait penggunaan antubiotik yang benar pada masyarakat pada Minggu (21/11/2021).

Kegiatan itu diadakan di tiga titik lokasi, meliputi depan kantoe Bank Indonesia, Jalan Imam Barjo, Taman Indonesia Kaya serta Kawasan Simpang Lima Semarang.

Kegiatan ini bertujuan untuk melindungi masyarakat Indonesia dari ancaman resistensi antibiotik.

Dengan cara mengedukasi bagaimana penggunaan antibiotik yang baik dan benar.

Sebelumnya, PINTAR telah melakukan penelitian kolaborasi multinasional yang bekerja sama dengan 3 negara tentang resistensi antibiotik.

Di dalamnya mencakup perwakilan dari UGM serta UNS.

Disampaikan oleh ISanti  Dwi Rahayu perwakilan dari PINTAR, fokus penelitian ini ada pada apotek komunitas untuk megedukasi masyarakat tentang penggunaan antibiotik yang tepat.

"Kegiatan hari ini adalah bentuk kita mensosialiasasikan penelitian ini, jadi kita melakukan kegiatan kampanye terkait dengan resistensi antibiotik dengan masyarakat dan juga dengan teman-teman Ikatan Apoteker sendiri. Harapannya dengan peran apoteker yang ada di Kota Semarang dalam kegiatan penelitian ini mereka inilah yang nanti akan mengedukasi lebih lanjut kepada masyarakat ketika berpraktek di apotek nya masing-masing,"

Santi menambahkan jika Indonesia saat ini masih termasuk negara yang bisa mengalami ancaman resistensi antibiotik.

Dikarenakan penggunaan antibiotik yang tidak tepat, seperti penggunaan antibiotik tanpa resep dokter yang digunakan tidak tepat dosisnya, dan tidak tepat indikasinya bisa menjadi ancaman Indonesia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved