Breaking News:

Berita Pekalongan

Ini Besaran Usulan UMK Kabupaten Pekalongan 2022, Naik Rp 15 Ribu

Hasil rapat Dewan Pengupahan Kabupaten Pekalongan, UMK Kota Santri naik menjadi Rp 2,1 juta.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: galih permadi
SPN Kabupaten Pekalongan
Rapat dewan pengupahan UMK Kabupaten Pekalongan tahun 2022 di BLK Kajen, disepakati naik sekitar Rp 15 ribu. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Hasil rapat Dewan Pengupahan Kabupaten Pekalongan, UMK Kota Santri naik menjadi Rp 2,1 juta.

Besaran tersebut naik sekitar Rp 15 ribu dari UMK tahun sebelumnya.

Buruh terpaksa menerima hasil tersebut, meski sempat mengusulkan kenaikan upah 10 %.

Ketua DPC SPN Kabupaten Pekalongan Ali Sholeh mengatakan, pihaknya sudah menerima hasil rapat tersebut dan ikut menandatangani berita acara.

"Kenaikan sebesar itu kurang pas secara realita. Sebab, dalam kondisi pandemi Covid-19 kebutuhan buruh bertambah.

Misalnya untuk membeli masker, handsanitizer, kuota internet untuk sekolah daring anak, dan lainnya," kata Ketua DPC SPN Kabupaten Pekalongan Ali Sholeh, Senin (22/11/2021).

Oleh karena itu, pihaknya sempat meminta UMK tahun depan naik 10 % dari tahun sebelumnya.

Namun hal itu terganjal oleh aturan baru yang yakni PP Nomor 36 tahun 2021 tentang Pengupahan.

Karena, mekanisme penghitungan UMK tahun depan mengacu aturan itu.

Pihaknya menjelaskan, jika dihitung dengan menggunakan PP tersebut UMK tahun depan Kabupaten Pekalongan hanya naik sekitar Rp 10.400.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved