Breaking News:

Guru Berkarya

Melaksanakan Supervisi di Era Pandemi dengan Zoom dan Google Docs

Pandemi covid-19 juga menjadi salah satu kendala kepala sekolah dalam melaksanakan tugasnya salah satunya dalam melakukan supervisi.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Erni Mundiyah SPdI, Kepala SDN Sidayu Kec Bandar Kab Batang 

Oleh: Erni Mundiyah SPdI, Kepala SDN Sidayu Kec Bandar Kab Batang

PENGESAHAN Permendikbud No. 6 Tahun 2018 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah secara resmi menggantikan Permendiknas No. 28 Tahun 2010 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah/Madrasah. Kini jabatan kepala sekolah merupakan jabatan yang ditugaskan kepada salah seorang guru untuk memimpin serta mengelola satuan pendidikan baik di tingkat sekolah dini, sekolah dasar, tingkat menengah atas maupun sekolah menengah kejuruan, serta SLB, baik sekolah dalam negeri maupun di luar negeri.

Berdasarkan Permendikbud Nomor 6 Tahun 2018 BAB VI Pasal 15 ayat 1 menyatakan tugas pokok yang dibebankan kepada kepala sekolah salah satunya adalah melaksanakan tugas supervisi kepada guru dan tenaga kependidikan. Dengan melakukan supervisi kepala sekolah dapat menilai kinerja yang dimiliki oleh guru maupun tenaga pendidik yang dipimpin serta dapat menentukan langkah maupun solusi ke depannya. Selain itu, hasil laporan supervisi yang telah dilakukan oleh kepala sekolah dapat digunakan untuk penilaian kinerja kepala sekolah atau PKKS yang dilakukan secara berkala setiap tahunnya.

Pandemi nyatanya masih belum berakhir hingga detik ini. Selain menjadi kendala proses pembelajaran antara murid dan guru, pandemi covid-19 juga menjadi salah satu kendala kepala sekolah dalam melaksanakan tugasnya salah satunya dalam melakukan supervisi.

Pada awal kemunculan pandemi Covid-19 di wilayah SDN Sidayu Kecamatan Bandar Kabupaten Batang kepala sekolah telah melakukan kegiatan supervisi kepada guru dan tenaga kependidikan. Akan tetapi, supervisi masih belum maksimal karena hanya mengandalkan WA Grup semata. Agar tidak mengulangi kesalahan yang sama kepala sekolah berusaha menggunakan media atau alat yang tepat dan dapat digunaakan dengan maksimal ketika melakukan supervisi secara daring.

Menurut Arsyad (2002:4) media adalah segala bentuk perantara yang digunakan untuk menyampaikan atau menyebarkan ide, gagasan atau pendapat yang dikemukakan itu sampai kepada penduduk. Salah satu media yang dapat digunakan untuk memperlancar jalannya supervisi selain WA Grup yaitu Zoom Meeting serta Google Docs sebagai media sharing RPP yang akan dikoreksi pada saat jalannya supervisi.

Persiapan yang perlu dilakukan diantaranya adalah kepala sekolah meminta guru untuk digabungkan pada grup pembelajaran sesuai mata pelajaran yang telah terjadwalkan. Kemudian guru juga diperintahkan untuk membuat Zoom Meeting sebagai media untuk recorder jalannya pembelajaran saat supervisi berlangsung, serta memanfaatkan google docs sebagai media sharing RPP yang akan dikoreksi pada saat jalannya supervisi. Ketika jalannya waktu kepala sekolah selaku supervisor dapat melihat jalannya pembelajaran secara live dari zoom, serta dapat langsung memberikan penulaian rancangan pembelajaran terutama RPP melalui Google Doc.

Berdasarkan hasil supervisi pendidik dan tenaga kependidikan di SDN Sidayu Kecamatan Bandar Kabupaten Batang menunjukkan bahwa dengan menambahkan media Zoom Meeting dan Google Docs menunjukkan bahwa supervisi dapat berjalan dengan lancar dan maksimal meskipun dilaksanakan secara daring. Hasil laporan supervisi juga telah diajukan dalam RKTS Tahun 2020. Dengan video zoom maka memudahkan kepala sekolah dalam menjaga sintak pembelajaran. Selain itu, dengan google docs system pengkoreksian RPP menjadi lebih mudah dan efisien, jika dibandingkan hasil supervisi pada tahun-tahun pembelajaran sebelumnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved