Breaking News:

Guru Berkarya

Pelayanan Kepala Sekolah dalam Menghadapi Pembelajaran Daring

Pembelajaran yang dilakukan secara daring (dalam jaringan) harus dilaksanakan di masa pandemi Covid-19.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Kasmoin SPdSD, Kepala SDN Candi Kec Bandar Kab Batang 

Oleh: Kasmoin SPdSD, Kepala SDN Candi Kec Bandar Kab Batang

PEMBELAJARAN yang dilakukan secara daring (dalam jaringan) harus dilaksanakan di masa pandemi Covid-19. Hal tersebut atas intruksi yang diberikan oleh pemerintah daerah rekomendasi dari tim gugus Covid 19.

Penerapan social distancing dan physical distancing menjadi dasar pemberlakuan proses pembelajaran secara daring ini. Sebagai Kepala SD Negeri Candi Kecamatan Bandar Kabupaten Batang selalu berusaha memberikan tips strategi pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19. Harapannya agar dapat dilakukan dengan efektif di sekolah bagi guru, peserta didik maupun wali murid.

Adapun tipsnya adalah pertama menetapkan manajemen waktu. Atur waktu belajar dengan teratur. Kerjakan dengan fokus tugas yang dibebankan guru. Penerapan akan lebih mudah dijalani jika pihak sekolah memberikan batasan jadwal akses daring kepada murid-muridnya.

Hal ini akan berbeda jika penyedia layanan pendidikan memberikan fleksibilitas penuh kepada peserta didik. Para peserta didik mesti mengatur sendiri jadwal belajar mereka. Bagi orang-orang yang belum terbiasa belajar mandiri, biasanya akan mengerjakan tugas-tugas sekolah di menit-menit terakhir tenggat waktu yang ditetapkan.

Oleh sebab itu, membiasakan diri untuk belajar dan mengerjakan tugas di awal waktu adalah keterampilan yang mesti ditanamkan kepada peserta didik yang melakukan remote learning. Persiapkan teknologi yang dibutuhkan. Para murid harus mengetahui peralatan-peralatan apa saja yang dibutuhkan untuk melakukan pembelajaran jarak jauh. Tidak semua sekolah sudah menyediakan layanan belajar daring yang memadai, oleh karenanya beberapa platform belajar daring dapat menjadi alternatif.

Demikian juga perkakas teknologi seperti komputer, gawai pintar, atau tablet menjadi penting, dan terutama juga jaringan internet yang baik. Belajarlah dengan serius. Kesalahan yang sering dilakukan peserta didik, sebagaimana dilansir dari Psychology Today adalah tidak fokus ketika melakukan remote learning.

Selama melakukan pembelajaran di internet, terdapat banyak sekali distraksi yang mengganggu proses pembelajaran. Godaan untuk menonton video, mengakses media sosial, hingga membaca-baca konten berita secara impulsif seringkali dilakukan tanpa rencana sebelumnya.

Oleh sebab itu, penting bagi peserta didik untuk berusaha fokus dan konsisten selama waktu belajar yang ditetapkan. Jika memungkinkan, tetapkan ruang khusus untuk belajar dan menjauhkan diri dari gangguan anggota keluarga yang lain. Jaga komunikasi dengan pendidik dan teman kelas.

Bagi yang belum terbiasa melakukan remote learning, ia harus menyesuaikan diri untuk terus visible dan berkomunikasi tanggap dengan pendidik atau teman kelas lain. Jika dibutuhkan, perlu juga diadakan grup khusus untuk membahas tugas yang dibebankan pendidik.

Kendati tidak harus dilakukan dengan tatap muka, komunikasi mesti terjalin dengan baik untuk menghindari kesalah pahaman. Gunakan momen-momen semacam ini untuk mengasah keterampilan komunikasi daring yang dilakukan. Jika memang belum yakin dengan hasil tugas yang dikerjakan, segera hubungi pendidik.

Kendati banyak peserta didik merasa kesulitan melakukan remote learning, jika sudah terbiasa, hal ini malah memberi kebebasan dan fleksibilitas tersendiri, yang tidak ditemui pada kegiatan belajar mengajar di ruang kelas. Di tengah penyebaran wabah Covid-19, pembelajaran daring semacam ini justru dapat menjadi alternatif jitu sebagai ganti pertemuan kelas atau pembelajaran tatap muka. Kebijakan yang telah diberikan kepala sekolah memberikan keleluasaan pendidik dan peserta didik dalam melaksanakan proses pembelajaran. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved