Breaking News:

Berita Jakarta

Tanggapan Jenderal Dudung Soal Pengangkatannya Jadi KSAD Dituding karena Anak Emas Jokowi dan Mega

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) baru, Jenderal Dudung Abdurachman memberikan tanggapannya terkait adanya tudingan anak emas Presiden

Biro Pers Setpres/Lukas
Presiden Joko Widodo melantik Letjen TNI Dudung Abdurachman menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (17/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) baru, Jenderal Dudung Abdurachman memberikan tanggapannya terkait adanya tudingan anak emas Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Megawati Soekarnoputri yang ditujukan pada dirinya.

Dengan tegas, Dudung pun membantah tudingan anak emas tersebut.

Menurut Dudung, Jokowi melantik dirinya sebagai KSAD karena melihat dari pengabdian dan profesionalitasnya selama bekerja di TNI.

"Sebetulnya Pak Jokowi itu lebih kepada yang namanya pekerjaan, melihat dari pengabdian, lebih kepada profesionalisme. Jadi enggak ada alat politik segala macam, enggak ada," kata Dudung dalam tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Minggu (21/11/2021).

Dudung mengaku tidak ingin pengangkatannya menjadi KSAD ini dibawa-bawa ke ranah politik.

"Dan saya juga tidak mau kalau dibawa-bawa ke politik, tidak akan mau saya," imbuhnya.

Lebih lanjut Dudung menuturkan, ia mengenal Jokowi dan Megawati saat ia masih bintang dua.

Dudung pun menilai, Jokowi dan Megawati tidak memiliki spesialisasi anak kesayangan.

Melainkan murni melihat dari pengabdian dan profesionalisme dalam melantik seseorang.

Pasalnya menurut Dudung, orang-orang yang ditunjuk oleh Jokowi dan Megawati tidaklah diputuskan dengan mudah.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved