Breaking News:

Berita Sragen

Update Kasus Covid-19 di Sragen Hari Ini 22 November, RS Rujukan Covid-19 dan Isoter Kosong

Kasus aktif harian Covid-19 di Kabupaten Sragen terus mengalami penurunan.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Petugas DKK Sragen ketika melakukan vaksinasi di Luwes Sragen. 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Kasus aktif harian Covid-19 di Kabupaten Sragen terus mengalami penurunan.

Data yang dihimpun Tribunjateng.com hanya ada tambahan satu kasus per Senin (22/11/2021) petang.

Secara kumulatif masyarakat Sragen yang terkonfirmasi Covid-19 hanya ada tiga orang. Tiga orang ini merupakan pasien tanpa gejala (Asimtomatis). Mereka melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Artinya sebanyak 11 rumah sakit baik negeri maupun swasta yang menjadi RS rujukan pasien positif Covid-19 saat ini kosong atau tidak merawat pasien Covid-19.

Tidak hanya itu, dua Tempat Isolasi Terpusat (isoter) pasien positif Covid-19 tanpa gejala di Gedung Ganesha Sukowati Sragen dan ex gedung SDN Kragilan kosong.

"Kasus aktif harian Covid-19 hanya satu kasus per hari ini, tiga-tiganya menjalani isoman. RS rujukan Covid-19 dan isoter kosong," kata Kepada Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen, Hargiyanto.

Meski kasus Covid-19 terus menurun sejak Oktober, Hargi sapaan akrabnya itu mengatakan pihaknya terus melakukan testing baik antigen maupun Polymerase Chain Reaction (PCR).

Pihaknya melakukan test PCR kepada 28 orang hasil tracing satu orang terkonfirmasi Covid-19 hari ini. Tidak hanya itu, sebanyak 138 orang juga melakukan test antigen.

"Kita terus melakukan test PCR juga antigen. Hari ini 138 orang yang test antigen. 28 orang PCR dan masih menunggu hasilnya," katanya.

Sementara itu, cakupan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sragen terus mengalami kenaikan. Meski tidak signifikan cakupan vaksinasi telah mencapai 77,27 persen.

Hargi mengatakan pihaknya masih terus melakukan percepatan vaksinasi. Dia mengaku pihaknya terus melayani vaksinasi di Sentra Vaksinasi Sukowati pagi dan sore.

Tidak hanya itu, vaksinasi secara jemput bola di desa-desa terus dilakukan. Baru-baru ini pihaknya juga melakukan vaksinasi di tempat-tempat keramaian seperti pusat perbelanjaan dan sentra kuliner. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved