Breaking News:

Berita Karanganyar

17 Penampil Ramaikan Grebeg Lawu di Pasar Wisata Tawangmangu

17 penampil perwakilan dari tiap kecamatan di Kabupaten Karanganyar memeriahkan Grebeg Lawu.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Agus Iswadi
Penampilan Korwil Jatiyoso dalam acara Grebeg Lawu di sekitar Pasar Wisata Tawangmangu Kabupaten Karanganyar, Selasa (23/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Sebanyak 17 penampil perwakilan dari tiap kecamatan di Kabupaten Karanganyar memeriahkan Grebeg Lawu yang digelar di Pasar Wisata Tawangmangu mulai hari ini Selasa (23/11/2021) hingga Jumat (26/11/2021) mulai pukul 13.00-23.00.

Ketua Panitia sekaligus Ketua Seniman Karanganyar (Sekar), Joko Dwi Suranto menyampaikan, konsep Grebeg Lawu kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya.

Apabila sebelumnya mengangkat tokoh punakawan, Grebeg Lawu tahun ini menyajikan pertunjukan semi opera. 

Acara kesenian ini digelar di Tawangmangu karena Grebeg Lawu itu tidak bisa terlepas dari lereng Gunung Lawu.

Dia menuturkan, puncak acara akan ditampilkan hiburan rakyat yakni pentas drama kolaborasi. 

"Tema tahun ini atur luhur, tutur teratur. Atur luhur itu berbicara dengan nilai yang tinggi dan tutur teratur itu orang berbicara harus beraturan," katanya kepada Tribunjateng.com saat pembukaan Grebeg Lawu. 

Joko menerangkan, panitia tetap menerapkan protokol kesehatan dalam kegiatan ini seperti penyediaan tempat cuci tangan, wajib mengenakan masker dan menyediakan hand sanitizer.

Agenda tahunan ini termasuk dalam serangkaian HUT ke-104 Kabupaten Karanganyar. 

Sementara itu saat ditanya terkait kabupaten dan kota (KaTa) kreatif Indonesia 2021, Kabupaten Karanganyar masuk dalam 11 besar nominasi dalam ajang yang diselenggarakan oleh Kemenparekraf tersebut. 

"Dari 16 sektor seperti destinasi, dan lainnya. Seni pertunjukan menjadi sektor Kabupaten Karanganyar dalam KaTa Kreatif," ungkap Joko. 

Pihaknya terus mendorong supaya seni pertunjukan menjadi penggerak sektor lainnya.

Pasalnya dengan adanya seni pertunjukan dapat menggerakan massa sehingga efeknya dapat dirasakan oleh sektor lainnya seperti UMKM. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved