Breaking News:

Berita Semarang

Ajak Gemarikan, Dinas Perikanan Kota Semarang Bagi Bantuan Paket Makanan untuk Anak Stunting

Dinas Perikanan Kota Semarang menggelar kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Kelurahan Tanjungmas, Semarang Utara, Selasa (23/11

TRIBUN JATENG / EKA YULIANTI FAJLIN
Dinas Perikanan Kota Semarang menggelar kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) dengan memberi bantuan paket makanan kepada balita stunting di Kelurahan Tanjungmas, Semarang Utara, Selasa (23/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Perikanan Kota Semarang menggelar kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Kelurahan Tanjungmas, Semarang Utara, Selasa (23/11/2021).

Gemarikan kali ini dikemas dengan pemberian bantuan berupa 100 paket makanan berbahan dasar ikan untuk balita stunting di Tanjungmas serta 100 paket untuk anak-anak SD.

Kepala Dinas Perikanan Kota Semarang, Nurkholis memaparkan, Gemarikan menjadi kegiatan tahunan untuk meningkatkan konsumsi ikan di Kota Lunpia.

Tingkat konsumsi ikan di Semarang sudah tergolong tinggi di lingkup Jawa Tengah. Semarang menduduki peringkat kedua setelah Pati untuk angka konsumsi ikan yakni 40,16 kilogram per kapita per tahun. Namun di tingkat nasional, angka tersebut masih tergolong rendah.

Apalagi dibanding dengan negara-negara lain yang tingkat konsumsinya sudah mencapai 100 kilogram per kapita per tahun. 
"Untuk meningkatkan konsumsi ada beberapa hal yang kami lakukan, satu diantaranya dengan Gemarikan," ucapnya.

Di samping meningkatkan konsumsi ikan, sambung Nurkholis, Gemarikan juga membantu program Pemerintah Kota Semarang dalam penanganan stunting karena ikan memiliki gizi yang baik. Maka dari itu, pihaknya membagikan bantuan paket makanan olahan ikan kepada balita stunting di Tanjungmas. Tanjungmas merupakan kelurahan dengan kasus stunting cukup banyak di Kota Semarang.

Tak hanya memberi bantuan, para ibu-ibu juga diberi pelatihan memasak bahan baku ikan menjadi berbagai olahan. Diharapkan ibu bisa mengolah beragam makanan berbahan dasar ikan sehingga tingkat konsumsi ikan di tingkat keluarga akan meningkat.

"Seringnya masak bandeng. Sekarang ada banyak variasi makanan dari bandeng, misalnya amplang bandeng, abon, pia abon ikan, dan sebagainya. Kami beri pelatihan supaya menumbuhkan tingkat konsumsi keluarga. Syukur-syukur bisa mengembangkan menjadi usaha," terangnya.

Sementara itu, Camat Semarang Utara, Moch Imron berharap, kegiatan Gemarikan bisa memberikan dampak terhadap penurunan stunting di Kelurahan Tanjungmas. Data Pemerintah Kota Semarang, kelurahan ini memang memiliki angka stunting yang tinggi. Namun demikian, sudah ada tindak lanjut penanganan oleh Pemerintah Kota Semarang. Bahkan, Kementerian PPPA juga melakukan pendampingan terhadap warga yang stunting.

"Ini berjalan sudah hampir tiga bulan. Dengan kegiatan ini, diharpakan bisa memperbaiki gizi untuk anak-anak stunting. Semoga stunting berkurang," ucapnya. (eyf)

Baca juga: Besok, Persiku Jr Bakal Jajal Satria Adikarta U-17 di Sleman Yogyakarta

Baca juga: Manajemen PT Dua Kelinci Cek Area yang Terbakar Tak Lebih 5 Persen dari Luas Total Pabrik

Baca juga: 3 Pemuda di Blora Diringkus Satreskrim Polres Blora Lakukan Pencurian Motor dan Pengeroyokan,

Baca juga: Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus Prioritaskan Dana Cukai untuk Kesejahteraan Buruh Tani

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved