Breaking News:

Berita Banyumas

Bupati Achmad Husein Optimis Serapan Anggaran APBD Banyumas Bisa 95 Persen

Bupati Banyumas, Achmad Husein mengaku optimis serapan anggaran APBD dapat mencapai 95 persen hingga akhir tahun 2021

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Permata Putra Sejati
Bupati Banyumas, Achmad Husein saat ditemui Tribunbanyumas.com, Selasa (23/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Bupati Banyumas, Achmad Husein mengaku optimis serapan anggaran APBD dapat mencapai 95 persen hingga akhir tahun 2021.

Meskipun memang sampai saat ini sampai dengan 20 November 2021 serapan anggaran baru mencapai 68.8 persen. 

Data tersebut disampaikan pula oleh Kabid Infrastruktur dan Pembangunan Setda Banyumas, Dedy Noerhasan bahwa angka tersebut adalah yang sudah dibelanjakan dan sejumlah proyek sudah dibayarkan. 

Serapan tersebut berupa kegiatan fisik dan non fisik uang yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah daerah.

"Belum semua OPD melaporkan hasil realisasi anggaran dan masih menunggu laporan akhir masing-masing dinas," ungkapnya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (23/11/2021). 

Diketahui Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Banyumas di tahun 2021 untuk pendapatan daerah sebesar Rp 3.392.733.731.730.

Adapun belanja daerahnya sebesar Rp 3.831.538.672.089 dengan demikian terjadi defisit sebesar Rp 438.804.940.359.

Sementara itu pendapatan daerah direncanakan turun sebesar, Rp 175.651.579.453 dibandingkan dengan pendapatan sebelum perubahan sebesar Rp 3.891.819.949.635 dan pada perubahan menjadi Rp 3.831.538.672.089.

Kemudian Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) tahun sebelumnya Rp 294.230.476.359.

Data tersebut disampaikan dalam rapat paripurna tentang Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama Antara Bupati Banyumas dan DPRD Kabupaten Banyumas Terhadap Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Kabupaten Banyumas T.A 2021 Selasa, (7/9/2021). 

Diakuinya memang ada proyek besar yang masih berjalan sampai dengan saat ini, contohnya seperti Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang rata-rata proyek hingga November pekerjaannya sudah sekitar 30-50 persen. 

"Target 95 persen terserap, sisanya kan karena gagal lelang dan dana tarik pusat," kata bupati. (Tribunbanyumas/jti) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved