Breaking News:

Berita Pekalongan

Gelar Bimtek PAUD HI, Ini Pesan Bunda PAUD

Guna Mendukung Peraturan Walikota (Perwal) perihal mewajibkan anak usia dini untuk mengenyam Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) secara formal

Dok Kominfo Kota Pekalongan
Bunda PAUD Kota Pekalongan Inggit Soraya saat memberikan sambutan di Bimtek Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) tahap kedua di aula Dindik, Selasa (23/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN -Guna Mendukung Peraturan Walikota (Perwal) perihal mewajibkan anak usia dini untuk mengenyam Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) secara formal, minimal satu tahun sebelum memasuki jenjang pendidikan selanjutnya,

Dinas Pendidikan Kota Pekalongan (Dindik) kembali menggelar bimbingan teknis (Bimtek) Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) tahap kedua di aula Dindik, Selasa (23/11/2021).

Bunda PAUD Kota Pekalongan Inggit Soraya dalam sambutannya menekankan pentingnya PAUD, hal ini dikarenakan anak pada usia dini ini merupakan periode emas, sekaligus masa kritis sehingga keberhasilannya sangat mempengaruhi kualitas anak di masa dewasanya.

"Tumbuh kembang anak yang mencakup gizi, kesehatan, pendidikan, pengasuhan, perawatan, kesejahteraan merupakan hal yang wajib dipenuhi baik oleh keluarga, masyarakat maupun pemerintah.

Dimana semua aspek tersebut juga merupakan layanan yang masuk ke dalam layanan PAUD HI," kata Bunda PAUD Kota Pekalongan Inggit Soraya.

Pihaknya mengajak, agar sebagai orang tua, tenaga pendidik, masyarakat maupun pemerintah harus memberi perhatian yang khusus dan melindungi anak-anak dari kekerasan, penelantaran, perilaku yang salah, maupun eksploitasi. 

Sementara itu, Kepala Bidang PAUD dan PNF Kota Pekalongan, Sherly Imanda Hidayah mengatakan, jumlah lembaga PAUD yang terdaftar di DAPODIK sebanyak 310 sekolah, dimana lembaga PAUD aktif mencapai 265 sekolah.

"Bimtek PAUD HI ini sudah kita laksanakan dua kali dengan peserta yang berbeda, dimana tahap pertama dihadiri 100 lembaga PAUD, kemudian tahap kedua ini ini dihadiri sebanyak 60 lembaga PAUD," katanya.

Sherly berharap dengan diadakannya bimtek PAUD HI ini lembaga yang hadir semakin memahami bahwa layanan essential yang diberikan ke anak usia dini itu tidak diberikan oleh lembaga PAUD itu sendiri, tetapi harus bekerjasama dengan masyarakat maupun OPD terkait. 

"Harapannya setelah bimtek ini, teman-teman semakin tahu perannya. Kalau dulu deteksi dini tumbuh kembang itu dilakukan sendiri, tapi sekarang mereka harus bergandengan tangan dan bekerjasama dengan OPD terkait seperti puskesmas, rumah sakit, jadi mereka tidak sendiri," tambahnya. (Dro)

Baca juga: Tergelincir saat Berkendara, Pemotor Jakarta Ini Kaget, Semarang Ternyata Masih Ada Jalan Berlumpur

Baca juga: Ceceran Lumpur Jadi Biang Puluhan Pemotor Berjatuhan dalan Hitungan Jam di Semarang Utara

Baca juga: Toko Sepatu di Ngaliyan Semarang Dibobol Maling, Barang Ludes, Karyawan Bingung Diminta Ganti Rugi

Baca juga: Mobil Water Canon Polres Kudus dan Pati Padamkan Api Kebakaran Pabrik Dua Kelinci

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved