Breaking News:

Pendanaan Fintech Lending Melesat Lebih dari 75%

Pendanaan fintech lending tahun ini tumbuh lebih dari 75 persen menjadi Rp 140 triliun dibandingkan dengan 2020 lalu sebesar Rp 74 triliun.

Editor: Vito
shutterstock.com
ilustrasi - Fintech 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Di tengah reputasi industri fintech lending sedikit tercoreng dengan sepat maraknya kasus pinjol ilegal, penyaluran dana dari industri itu terus bertumbuh.

Bahkan, Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) memprediksi pendanaan tahun ini tumbuh lebih dari 75 persen dibandingkan dengan 2020.

“Jadi kalau tahun lalu itu Rp 74 triliun, tahun ini sudah Rp 140 triliun, kita tidak boleh duluan ya, karena masih ada November dan Desember. Ini sekarang sudah dipastikan melebihi 75 persen,” ujar Direktur Eksekutif AFPI, Kuseryansyah, dalam konferensi pers KlikA2C, Selasa (23/11).

Dari total dana tersebut, Kus, sapaannya, mengatakan, sebanyak 58,64 persen telah tersalurkan untuk pembiayaan sektor produktif.

“Industri fintech lending bertumbuh positif di tengah tantangan pandemi. Bahkan peranan para penyelenggara semakin meningkat untuk menyalurkan pembiayaan ke sektor produktif UMKM," terangnya.

Tahun depan, Kus melihat pendanaan fintech lending ini masih akan tumbuh seperti tahun ini. Hanya saja, ia memperkirakan pertumbuhan tersebut akan melambat dan tidak sebesar tahun ini.

Bukan tanpa alasan, ia berpendapat, pertumbuhan tinggi tahun ini dikarenakan pembanding pendanaan di tahun lalu tidak besar karena tidak agresif, akibat dampak dari pandemi covid-19 yang masih tinggi jumlah kasusnya.

“Tahun depan, kami melihat industri akan tetap tumbuh lebih dari 25 persen,” jelasnya.

Kus menyatakan, AFPI mendukung setiap anggotanya untuk mencapai pertumbuhan bisnis yang positif agar dapat memajukan industri.

Sementara untuk memperkuat industri fintech lending, asosiasi bersama OJK memperketat pengawasan fintech agar memenuhi code of conduct dan regulasi yang berlaku.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved