Pendanaan Fintech Lending Melesat Lebih dari 75%

Pendanaan fintech lending tahun ini tumbuh lebih dari 75 persen menjadi Rp 140 triliun dibandingkan dengan 2020 lalu sebesar Rp 74 triliun.

Editor: Vito
shutterstock.com
ilustrasi - Fintech 

Meski demikian, ia berujar, pertumbuhan tersebut bukan berarti keberadaan fintech lending bisa menggeser industri perbankan seperti yang terjadi di beberapa negara saat ini.

Ia beralasan, hal itu karena kebutuhan kredit masyarakat Indonesia sangat besar, sehingga justru perlu kolaborasi dengan industri keuangan lain, seperti perbankan.

“Faktanya, kolaborasi dengan bank ini justru meningkat. Pada 2019, kami itu lendernya 28 persen dari perbankan, dan kami yakin tahun ini semakin meningkat, dan kami akan survei kembali peningkatannya tersebut,” jelasnya.

Adapun, OJK terus melakukan pengaturan industri pinjol, termasuk berencana membatasi pendanaan fintech yang berasal dari super lender atau lender institusi. Saat ini, pendanaan fintech memang masih didominasi oleh keberadaan super lender.

Lewat aturan terbaru, OJK ingin mendorong kontribusi lender dari publik atau segmen ritel. Kriteria lender institusi akan diperjelas, apalagi yang menyangkut lender dari luar negeri, agar fungsi pengawasan lebih efektif dan terukur.

Kepala Departemen Pengawasan IKNB 2B OJK, Bambang W Budiawan mengatakan, rencana pembatasan dilakukan agar fintech lending tidak hanya bergantung pada satu super lender.

“Kami ke depannya sebenarnya ingin lendernya itu lender publik. Kalau kelihatan lender banyak itu berarti sesuatu yang baik,” ujarnya.

Jika merujuk data OJK pada September 2021, lender ritel baru memiliki kontribusi sebesar 22,8 persen dari outstanding pinjaman. Adapun nilainya hanya mencapai Rp 6,14 triliun.

Lender yang berasal dari luar negeri masih memberikan kontribusi 24,2 persen dari outstanding pinjaman. Nilainya mencapai Rp 6,51 triliun. (Kontan.co.id/Adrianus Octaviano/Dina Mirayanti Hutauruk/Kompas.com/Elsa Catriana)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved