Breaking News:

Guru Berkarya

Strategi Kepala Sekolah dalam Menumbuhkan Sikap Peduli Lingkungan

Kepala sekolah sebagai pemimpin mempunyai peran yang sangat besar dalam mengembangkan kualitas sekolah.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Budi Suwiji SPd, Kepala SDN Kluwih 03 Kec Bandar Kab Batang 

Oleh: Budi Suwiji SPd, Kepala SDN Kluwih 03 Kec Bandar Kab Batang

KEPALA sekolah sebagai pemimpin mempunyai peran yang sangat besar dalam mengembangkan kualitas sekolah. Kepala sekolah merupakan seorang manajer dalam lingkungan sekolah. Seorang kepala sekolah juga memikul tanggung jawab yang besar bagi kemajuan sekolah di bawah naungannya.

Kepala sekolah mempunyai tugas pokok seperti yang dijabarkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 19 Tahun 2007. Dalam Permendiknas tersebut dijelaskan bahwa kepala sekolah mempunyai tupoksi yang meliputi perencanaan program, pelaksanaan rencana kerja, pengawasan dan evaluasi, kepemimpinan sekolah dan sistem informasi sekolah.

Dalam merencanakan program, kepala sekolah bertugas untuk merumuskan, menetapkan dan mengembangkan visi, misi, dan tujuan. Untuk mewujudkan visi dan misi sekolah, diperlukan langkah konkret yang diambil kepala sekolah. Salah satu misi SDN Kluwih 03 Kecamatan Bandar yaitu menumbuhkan sikap peduli lingkungan warga sekolah.

Peduli lingkungan merupakan satu dari 18 nilai karakter yang harus dikembangkan di sekolah. Menurut Azzet (2013:97) peduli lingkungan adalah sikap manusia dalam menjaga kelestarian lingkungan dalam kehidupan sehari-hari untuk mencegah rusaknya alam sekitar. Sikap peduli lingkungan sebaiknya ditanamkan sejak dini.

Adapun beberapa indikator yang harus dicapai sekolah dalam menumbuhkan sikap peduli lingkungan di antaranya pembiasaan memelihara kebersihan lingkungan, tersedianya tempat sampah dan tempat cuci tangan dan tersedia kamar mandi dan air bersih. Kemudian memisahkan jenis sampah organik dan non organik, serta tersedianya peralatan kebersihan.

Strategi kepala SDN kluwih 03 Kecamatan Bandar dalam menumbuhkan sikap peduli lingkungan yaitu dengan menerapkan beberapa langkah. Langkah yang pertama yaitu pembiasaan. Pihak sekolah memasang gambar larangan membuang sampah sembarangan dan himbauan mencuci tangan di berbagai sudut sekolah. Pemilihan gambar dikarenakan lebih menarik dan mudah dipahami siswa sekolah dasar.

Kedua, sekolah menyediakan tempat sampah organik dan non organik di halaman. Sejak dini siswa dilatih untuk memisahkan sampah dengan jenis yang berbeda.

Ketiga, saling mengingatkan. Artinya, jika ada siswa yang tidak menjaga lingkungan sekolah, siswa lain bisa mengingatkan.

Keempat, pemberian contoh. Baik kepala sekolah maupun bapak dan ibu guru tidak segan-segan untuk memungut sampah dan membuangnya ke tenpat sampah. Pemberian contoh secara langsung lebih efektif dibandingkan dengan hanya menyuruh siswa. Guru bersama siswa membersihkan kelas dan lingkungannya secara bergotong royong.

Kelima, tamanisasi. Siswa bersama guru menanam tumbuhan di halaman sekolah. Tidak hanya menanam, siswa juga merawat tumbuhannya setiap hari dengan menyiram tumbuhan tersebut. Melalui kegiatan ini, siswa belajar mencintai tanaman hingga tumbuh besar.

Keenam, pengurangan bahan plastik. Seluruh warga sekolah, baik kepala sekolah, guru maupun siswa membawa botol minum (tumbler) dari rumah. Penggunaan tumbler dapat mengurangi sampah plastik yang susah didaur ulang. Terakhir, berhemat menggunakan listrik dan air. Seluruh warga sekolah mampu menggunakan listrik dan air secukupnya.

Langkah-langkah yang diterapkan pada SDN 03 Kluwih Kecamatan Bandar secara kontinyu mampu menumbuhkan sikap peduli lingkungan seluruh warga sekolah. Tumbuhnya kesadaran dalam menjaga lingkungan menciptakan lingkungan belajar yang asri dan nyaman, sehingga proses belajar pun menjadi lebih menyenangkan. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved