Breaking News:

Berita Semarang

Toko Sepatu di Ngaliyan Semarang Dibobol Maling, Barang Ludes, Karyawan Bingung Diminta Ganti Rugi

Kasus pencurian sepatu yang terjadi di toko Jalan Prof Hamka Ngaliyan belum menemukan titik temu.

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kasus pencurian sepatu yang terjadi di toko Jalan Prof Hamka Ngaliyan belum menemukan titik temu.

Pemilik toko telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ngaliyan pada Minggu (21/11/2021) lalu.

Meski telah melapor ke Polisi, pemilik  malah meminta ganti rugi kepada karyawannya, yakni Muhammad Abdul Latif yang bertugas sebagai penjaga toko.

Baca juga: Ini Skenario yang Disiapkan RSUD Wongsonegoro Jika Terjadi Ledakan Kasus Covid-19 Gelombang Tiga

Baca juga: Asal-usul Danau Tiga Warna, Dongeng Pengantar Tidur Anak

Latif mengaku telah terjadi pertemuan tertutup antara dirinya dengan dua pemilik toko tersebut.

Pada pertemuan itu dia diminta menandatangani sepucuk surat bermaterai yang tidak diketahui apa isinya.

"Semalam saya diajak ketemuan dengan dua bos saya. Saya diminta tanda tangan materai. Tapi saya tidak mau dan akan saya bicarakan  dengan ibu saya," ujarnya, Selasa (23/11/2021).

Menurutnya, pada pertemuan tersebut, pemilik toko memintanya untuk bertanggung jawab meski belum diketahui siapa pelakunya.

Dirinya menolak permintaan pemilik toko itu.

"Tapi pemilik toko itu bilang kalau dia menghubungi saya disuruh datang memberikan tanda tangan diatas materai. Tapi saya tidak tahu apa isinya," tuturnya.

Dikatakannya, pada pertemuan itu pemilik toko juga menghitung jumlah kerugian yang dialami atas kejadian tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved