Breaking News:

UIN Walisongo Semarang

UIN Walisongo Semarang Gelar Asesmen Pegawai Wujudkan Good Governance

Kemampuan manajerial merupakan salah satu kompetensi yang harus dimiliki PNS. Kemampuan ini dapat diukur melalui tes assessment.

Editor: abduh imanulhaq
UIN WALISONGO
Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof Dr Imam Taufiq Mag, memberikan sambutan Uji Kompetensi (Asesmen), Senin-Selasa (22/11/221) di Gedung ICT Center. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sebanyak 74 Pegawai Negeri Sipil di lingkungan UIN Walisongo mengikuti Uji Kompetensi (Asesmen), Senin-Selasa (22-23/11/221), di Gedung ICT Center.

Mereka yang diuji terdiri dari Kepala Bagian, Koordinator Bagian, Kepala Subbagian, Sub Koordinator, Pelaksana dengan golongan minimal III/b. walisongo.ac.id

Rektor UIN Walisongo, Prof Dr Imam Taufiq Mag, menyatakan kemampuan manajerial merupakan salah satu kompetensi yang harus dimiliki PNS.

Kemampuan ini dapat diukur melalui tes assessment.

Selain kemampuan manajerial, kompetensi lain yang harus dimiliki yaitu kompetensi teknis dan kompetensi sosial kultural.

Dia mengatakan asesment ini sebagai langkah untuk menuju word class university.

“Pengelolaan Sumber Daya Manusia yang tepat, maping terhadap kebutuhan pegawai, merupakan salah satu upaya untuk menciptakan good governance, dalam upaya kita menuju world class university. Asesmen ini bisa menjadi wasilah, untuk mengetahui sejauh mana keterampilan kita semua, mulai dari kompetensi manajerial, kemampuan teknis, dan yang tidak kalah pentingnya adalah kontribusi kita dalam sosial kultural,” jelas Prof Imam.

Kepala Biro AUPK UIN Walisongo Semarang, Drs H Teguh Sarwono MSi, menyampaikan tujuan diadakannya asesmen ini.

"Mengacu pada Peraturan Menteri Agama RI Nomor 1 Tahun 2020 Tentang Uji Kompetensi bagi PNS pada Kementerian Agama, pada pasal 15 menyatakan bahwa Hasil Uji Kompetensi berlaku untuk PNS berlaku dalam jangka waktu 3 tahun. Maka, tahun 2021 ini memang sudah saatnya dilakukan kembali asesmen kompetensi bagi PNS di lingkungan UIN Walisongo Semarang, karena hasil asesmen tahun 2018 dinyatakan sudah tidak berlaku," jelas Teguh.

Menurutnya, tujuan asesment ini agar data kompetensinya masuk ke dalam aplikasi pemetaan pegawai Kementerian Agama.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved