Breaking News:

Berita Boyolali

Vaksinasi Dosis Pertama di Boyolali Capai 86 Persen, Dinkes Jemput Bola Lansia dan Disabilitas 

Dinkes Kabupaten Boyolali targetkan kegiatan gerebek vaksinasi Covid-19 yang sasar sebanyak 835.772 orang dapat rampung pada akhir Desember 2021. 

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: moh anhar
Dokumentasi Diskominfo Boyolali
Anggota DPRD Komisi IV Boyolali Agung Supardi saat melakukan tinjauan vaksinasi terhadap warga di Desa Ngesrep Kecamatan Ngemplak Boyolali, Selasa (23/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boyolali targetkan kegiatan gerebek vaksinasi Covid-19 yang sasar sebanyak 835.772 orang dapat rampung pada akhir Desember 2021. 

Dinkes Boyolali sudah mulai melakukan sistem vaksinasi door to door bagi warga lansia dan penyandang disabilitas yang belum mendapat vaksin. 

Selain itu, vaksinasi bagi kedua kelompok tersebut ditargetkan selesai pada Desember tahun 2021. 

Baca juga: Insiden Kiper PSIS Jandia Salah Pakai Jersey di Babak Kedua vs PSM, Komisaris Junianto Minta Maaf

Baca juga: Cara Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Bangun Rumah Warga Miskin Jadi Rujukan Nasional

Hal itu diungkapkan kata Kepala Dinkes Boyolali Puji Astuti saat dikonfirmasi usai kegiatan vaksinasi di Desa Ngesrep, Kecamatan Ngemplak, Selasa (23/11/2021). 

"Kami sekarang vaksinasi dari pintu ke pintu mendatangi rumah warga. Jadi yang belum tersentuh vaksin kami datangi ke rumah mereka. Tujuannya agar mereka dapat tervaksin semua," terangnya. 

Puji menjelaskan, cakupan gerebek vaksinasi di Boyolali hingga Selasa ini, untuk dosis pertama mencapai 724.241 sasaran atau sekitar 86,66 persen dan dosis kedua mencapai 633.215 sasaran atau sekitar 75,76 persen dari target total sasaran 835.772 sasaran. 

Sementara itu, Anggota DPRD Komisi IV Boyolali Agung Supardi saat meninjau kegiatan vaksinasi di lokasi tersebut mengatakan kasus Covid-19 hingga saat ini belum mereda dan kini menjadi tanggung jawab bersama dinas terkait serta pemerintah Kabupaten Boyolali. 

Menurut Agung pada kegiatan vaksinasi di Desa Ngresep diikuti sebanyak 350 warga dari wilayah kecamatan Ngemplak penyuntikan dosis kedua dengan menggunakan vaksin merek AstraZeneca. 

Dia mengatakan warga yang sudah disuntik vaksin di Kecamatan Ngemplak ini rata-rata mencapai 85 persen. 

"Capaian vaksinasi di Boyolali dosis pertama hampir 90 persen dan pada dosis kedua kini mencapai 75 persen. Artinya respon warga untuk mengikuti vaksinasi ini, sudah cukup baik. Kalau di wilayah Ngemplak sendiri rata-rata sudah mencapai 85 persen," ungkapnya. 

Selain warga umum yang sudah menjalani vaksinasi, menurutnya, juga merambah kepada siswa tingkat SMP, SMK, dan SMA di Boyolali. 

Sementara untuk wilayah Ngemplak hampir semua siswa sudah tervaksin. 

Baca juga: Video Toko Sepatu di Semarang Kemalingan, Polisi Tak Temukan Jejak Kerusakan

Baca juga: Program Kepala Sekolah Menyambut PTM Terbatas

"Jika siswa sudah mengikuti vaksin tentunya proses belajar tatap muka dapat dilakukan meski masih cara terbatas," ungkapnya. 

Pihaknya berharap apabila semua warga serta pelajar sudah mengikuti vaksinasi, maka kegiatan warga dan ekonomi masyarakat mulai bangkit serta dapat kembali seperti semula. (*) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved