Breaking News:

Berita Video

Video Gibran Surati Mendikbudristek Minta Keris Kiai Kanjeng Nogo Siluman Dipamerkan

Museum Keris Solo pamerkan Keris Kiai Kanjeng Nogo Siluman milik Pameran Diponegoro. 

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: abduh imanulhaq

TRIBUNJATENG.COM, SOLO -  Berikut ini video Gibran surati Mendikbudristek minta Keris Kiai Kanjeng Nogo Siluman dipamerkan.

Museum Keris Solo pamerkan aset bersejarah Keris Kiai Kanjeng Nogo Siluman milik Pangeran Diponegoro.

Keris koleksi Museum Nasional itu dipamerkan sejak 20-25 November 2021 dalam rangka Pekan Keris Indonesian Keris For The World 2021. 

Pamong Budaya Ahli Muda Museum Nasional, Mananti Amperawan Marpaung menjelaskan pameran keris berusia lebih 150 tahun itu permintaan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. 

Keris yang dikembalikan Pemerintah Belanda ke Pemerintah Indonesia itu sebelumnya juga pernah dipamerkan di Museum Nasional. 

"Pak wali kota (Gibran, red) bersurat ke Pak Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) agar keris Pangeran Diponegoro bisa turut serta meramaikan kegiatan pameran," ungkapnya, Senin (22/11/2021). 

Setelah itu, lanjut dia, Mendikbud memerintahkan Museum Nasional untuk turut berpartisipasi dan mengirimkan koleksi tersebut ke Museum Keris Solo

"Kemarin kita tanggal 19 November 2021 malam berangkat dari Museum Nasional dengan menggunakan SOP yang sudah baku," terangnya. 

Di mana, koleksi tersebut harus dikawal keamanan dan pihaknya meminta bantuan dari Pam Obvit Polda Metro Jaya. 

"Kita dibantu 2 personel untuk melakukan pengawalan sampai ke museum ini. Kemudian selama dipamerkan kita dibackup oleh kepolisian resor sini," jelasnya. 

Kemudian nanti, pada penutupan di tanggal 25 November 2021 keris ini akan dibawa pulang kembali ke Museum Nasional. 

"Kami juga meminta bantuan dari Pemerintah Kota Surakarta untuk menyediakan brangkas khusus untuk penyimapanan setelah pameran ditutup. Jadi setiap jam 4 sore kami melakukan pengepakan balik keris tersebut dan kita bawa ke Bank Jateng yang ditunjuk Pemkot untuk disimpan semalam," tuturnya. 

Paginya, pihaknya juga akan membawa kembali atau menjemput dengan koridor dan pengawalan. 

"Untuk kita pamerkan lagi paginya jam 9 hingga nanti tanggal 25 November 2021. Itu prosedur yang kita lakukan," tandasnya. (*)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE ;

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved