Breaking News:

Berita Karanganyar

Kabupaten Karanganyar Dapat Dana Aspirasi untuk Rumah Tak Layak Huni Senilai Rp 10 Miliar

Karanganyar dapat dana aspirasi pusat untuk pembangunan RTLH senilai Rp 10 miliar. 

Penulis: Agus Iswadi | Editor: sujarwo
Kabupaten Karanganyar Dapat Dana Aspirasi untuk Rumah Tak Layak Huni Senilai Rp 10 Miliar
Tribun Jateng/Agus Iswadi
Penyerahan bantuan RTLH dari dana aspirasi DPR RI oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto kepada Plt Kepala Dinsos Karanganyar, Marno di Rumah Dinas Wakil Bupati Karanganyar, Rabu (24/11/2021).

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Kabupaten Karanganyar mendapatkan dana aspirasi pusat untuk pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) senilai Rp 10 miliar. 

Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto menyampaikan, bantuan RTLH ini berasal dari dana aspirasi Anggota DPR RI, Dolfie yang nantinya akan disalurkan kepada penerima bantuan melalui Dinas Sosial (Dinsos) Karanganyar. 

"Lewat aspirasi Pak Dolfie mendapatkan Rp 10 miliar. Kita sampaikan kepada Dinsos. Saya mengucapkan terimakasih kepada Pak Dolfie yang telah memberikan dana aspirasinya untuk warga Kabupaten Karanganyar. Terimakasih juga teman-teman fraksi PDI-P yang telah membantu melakukan pendataan terhadap warganya yang kurang mampu," katanya kepada Tribunjateng.com di Rumah Dinas Wakil Bupati Karanganyar, Rabu (24/11/2021). 

Bantuan RTLH ini telah diajukan pada 2021. Sedangkan pencariannya bantuan RTLH tersebut akan dilakukan pada 2022. Bantuan RTLH ini akan diberikan kepada penerima bantuan yang tersebar di Kabupaten Karanganyar. 

Plt Kepala Dinsos Karanganyar, Marno mengungkapkan, hingga saat ini ada hampir 6.000-an RTLH di Kabupaten Karanganyar.

Data RTLH terbanyak berada di wilayah Kecamatan Gondangrejo dan Mojogedang. 

Lanjutnya, dengan bantuan RTLH senilai Rp 10 miliar tersebut nantinya akan diberikan kepada 500 keluarga penerima manfaat (KPM).

Mengingat masing-masing penerima akan mendapatkan Rp 20 juta. 

"Kami dinas hanya memfasilitasi, baik itu administrasi, seleksi penerima bantuan, verifikasi, pencarian hingga pelaporan," ucapnya. 

Dia menuturkan, data penerima bantuan yang diusulkan dan diserahkan ke Dinsos akan diverifikasi dan validasi data terlebih dahulu.

Pasalnya tidak boleh ada double data penerima bantuan

Ketua DPRD Karanganyar, Bagus Selo menambahkan, RTLH di Kabupaten Karanganyar memang masih banyak.

Di samping itu ada juga rumah yang terdampak bencana alam. 

"Saya ucapkan terimakasih kepada Pak Dolfie. Alokasi anggaran RTLH melihat kemampuan daerah dan nilainya tidak sebesar di pusat. Tapi kami selalu mengalokasikan anggaran untuk itu (RTLH)," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved