Breaking News:

Berita Wonosobo

Kasus Pedang Katana Langka Diklaim Putus Paku 12 cm dan Kedap Udara Nyatanya Berbau Kriminal

Polres Wonosobo mengungkap kasus dugaan penipuan dengan modus pengalihrawatan pedang katana jepang.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: Daniel Ari Purnomo
istimewa
Polres Wonosobo merilis kasus dugaan penipuan, Rabu (24/11/2021) 

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Polres Wonosobo mengungkap kasus dugaan penipuan dengan modus pengalihrawatan pedang katana jepang.

Awal September 2021 lalu, seorang calon pembeli tiba tiba menelepon korban DH, warga Kecamatan Ngemplak Kabupaten Sleman hendak membeli pedang katana

Beberapa waktu kemudian, korban DH, RD dan HR  bertemu di Rumah Makan Jombor Yogyakarta. 

HR menawarkan sebuah pedang katana tombol 5 warna hitam kumbang dengan biaya alih rawat Rp 15 juta. 

Selasa, (28/9/2021), korban dan HR datang ke rumah SK yang akan menghubungkan ke pemilik pedang katana, TR yang menjadi pelaku dalam perkara ini. 

Mereka berempat pergi ke rumah TR sang pemilik pedang katana.

DH percaya saja memberikan uang muka biaya alih rawat sebesar Rp 15 juta. 

"Pedang katana tersebut dikatakan bukan barang sengketa, melainkan milik pelaku sendiri."

"Pelaku juga menyebut pedang katana tersebut memiliki kriteria kedap udara, putus paku 12 cm, dan panas koin, " kata Kasatreskrim Polres Wonosobo Mochamad Zazid, Rabu (24/11/2021) 

Jika pedang katana tersebut tidak memenuhi kriteria, atau bila dicek di hadapan pembeli tidak sesuai, uang muka biaya alih rawat akan dikembalikan kepada korban.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved