Breaking News:

Berita Pekalongan

Monev Lokasi Pengerjaan Proyek, Ini Kata Wali Kota Pekalongan

Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid monitoring di sejumlah lokasi.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: sujarwo
Dok. Kominfo Kota Pekalongan
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid saat meninjau banjir di Poncol, Kecamatan Pekalongan Timur 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Guna memastikan pelaksanaan proses pengerjaan pembangunan di Kota Pekalongan berjalan tepat mutu dan tetap waktu, Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid monitoring di sejumlah lokasi.

Di antaranya proyek pembangunan di Jalan Seruni, Sarpras di SMPN 10, dan pengecoran jalan di Klego.

Dari ketiga proyek hanya pembangunan saluran di Jalan Seruni yang masih menjadi catatan karena adanya keterlambatan.

"Untuk di SMPN 10 dan di Klego proyeknya sudah selesai, namun di saluran di Jalan Seruni ini ada keterlambatan dan menimbulkan beberapa masalah," kata Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid, Rabu (24/11/2021).

Aaf panggilan akrabnya Wali Kota Pekalongan menyampaikan bahwa jasa konstruksi di Jalan Seruni ini akan dipanggil, karena di samping keterlambatan juga mengganggu aktivitas jalan raya dan jalan masuk ke rumah warga dan sekolah.

"Ini kalau tak cepat ditangani takutnya tak dikerjakan secara serius dan akhirnya terlambat. Hari ini saja kita tak melihat para pekerja di lapangan," ucapnya.

Pihaknya menegaskan, bahwa tidak ada toleransi bagi jasa konstruksi yang wanprestasi, tidak ada pertimbangan ke depan.

"Harapannya pengerjaan proyek pembangunan di Kota Pekalongan ini dilakukan secara profesional," tambahnya.

Usai melakukan monitoring dan evaluasi (mon

Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid saat meninjau proyek di Jalan Seruni, Kota Pekalongan.
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid saat meninjau proyek di Jalan Seruni, Kota Pekalongan. (Dok. Kominfo Kota Pekalongan)

ev) sejumlah proyek, pihaknya juga meninjau banjir di wilayah Kelurahan Poncol, Kecamatan Pekalongan Timur, Aaf mengungkapkan, wilayah Poncol yang terdampak banjir ini memerlukan penambahan pompa di beberapa titik untuk mengatasi banjir yang cakupannya lumayan luas.

"Ini kami monev sekaligus tinjauan ke titik banjir. Hujan yang terjadi di Kota Pekalongan sangat luar biasa, beberapa titik di Kota Pekalongan tergenang air seperti di Klego, Panjang, Pasirsari, Kramatsari, dan Clumprit juga masih ada banjir," ungkapnya.

Sementara itu, hasil asesment Tim Posko Siaga Bencana BPBD Kota Pekalongan saat ini ada pengungsi sebanyak 164 orang yang tersebar di empat titik pengungsian. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved