Breaking News:

Berita Purbalingga

Mudahkan Layanan Birokrasi, Pemkab Purbalingga Munculkan Banyak Aplikasi di Masa Pandemi

Pemerintah Kabupaten Purbalingga membuat banyak aplikasi di masa pandemi Covid-19. 

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: sujarwo
Mudahkan Layanan Birokrasi, Pemkab Purbalingga Munculkan Banyak Aplikasi di Masa Pandemi
Ist./Humas Pemkab Purbalingga
Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi saat menyampaikan pemaparan pada cara uji publik badan publik keterbukaan Informasi yang diselenggarakan Komisi Informasi Provinsi (KIP) di Gedung FISP UNS (Universitas Negeri Surakarta), Rabu (24/11/2021).

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga membuat banyak aplikasi di masa pandemi Covid-19

Hal tersebut disampaikan Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi saat menyampaikan pemaparan pada cara uji publik badan publik keterbukaan Informasi yang diselenggarakan Komisi Informasi Provinsi (KIP) di Gedung FISP UNS (Universitas Negeri Surakarta), Rabu (24/11/2021).

Tiwi, sapaan akrab bupati, mengatakan guna memudahkan layanan birokrasi di masa pandemi, Pemkab Purbalingga banyak melakukan inovasi untuk meminimalisir kerumunan sehingga penularan Covid-19 bisa ditekan. 

Menurutnya, masa pandemi menuntut semua pihak melakukan terobosan digital agar wabah Covid-19 bisa ditekan.

"Covid-19 ini menuntut kami melakukan inovasi dengan membangun beberapa aplikasi dan memudahkan layanan birokrasi dan meminimalisir penyebaran Covid-19 di Kabupaten Purbalingga," ujar Tiwi kepada Tribunbanyumas.com, dalam rilis. 

Dalam paparannya, Tiwi menyebutkan puluhan aplikasi yang berhasil dibangun oleh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) seperti Si-Intan (Sistem Informasi Izin Penelitian) yang dikelola oleh Bappelitbangda untuk memudahkan izin penelitian bagi mahasiswa yang akan melakukan penelitian. 

Selain aplikasi tersebut, Pemkab Purbalingga juga membuat aplikasi Simantri (Sistem Pe-mantau-an Antrian Puskesmas) yang dibuat oleh Dinas Kesehatan guna memfasilitasi calon pasien yang akan berobat agar tidak menumpuk di antrian.

"Kami membuat banyak aplikasi contohnya Si-Intan memudahkan adik-adik mahasiswa yang akan melakukan penelitian agar tidak kontak langsung dengan pengelola izin penelitian. 

Lalu ada Simantri yang dibuat oleh Dinkes ini untuk meminimalisir antrian pasien pada saat melakukan pendaftaran," terangnya. 

Bupati juga menandaskan Pemkab Purbalingga berkomitmen untuk merealisasikan digitalisasi Desa dengan berbagai terobosan. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved