Breaking News:

Berita Semarang

Tingkat Kesejahteraan Pelatih Ekstrakulikuler di Sekolah Semarang Perlu Perhatian saat Pandemi

Menyambut Hari Guru yang biasanya diperingati pada 25 November, tingkat kesejahteraan guru atau pelatih ekstrakulikuler perlu mendapat perhatian.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: moh anhar
Dok Komisi D DPRD Kota Semarang
Komisi D DPRD Kota Semarang melakukan monitoring dan evaluasi PTM beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -  Menyambut Hari Guru yang biasanya diperingati pada 25 November, tingkat kesejahteraan guru atau pelatih ekstrakulikuler perlu mendapat perhatian di tengah pandemi Covid-19.

Kegiatan ekstrakulikuler yang terhenti selama pandemi tentu memberi dampak terhadap para pelatih ekstrakulikuler.

Sekretaris Komisi D DPRD Kota Semarang, Anang Budi Utomo mengatakan, banyak keluhan dari para pelatih ekstrakulikuler.

Mereka tidak bisa bekerja karena tidak ada kegiatan ekstrakulikuler. Jumlah pelatih ekstrakulikuler sendiri di Kota Semarang cukup banyak.

Setiap sekolah rata-rata ada tiga hingga lima pelatih ekstrakulikuler.

Sedangkan, jumlah sekolah di Kota Semarang cukup banyak. 

"Ini sedang kami pikirkan tapi nyari solusinya ternyata tidak mudah," ujar Anang, Rabu (24/11/2021).

Lebih lanjut, Anang mengatakan, Kementerian Kesehatan saat ini masih melakukan evaluasi pembelajaran tatap muka (PTM).

Sedangkan, Kemendikbudristek sudah memutuskan PTM akan dilakukan Januari 2022.

Menurutnya, PTM akan menimbulkan multiplier effect terhadap aktivitas pendidikan, termasuk terhadap aktivitas pelatih ekstrakulikuler.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved