Breaking News:

Otomotif

Tips Biar Skutik Awet, Cek V-Belt hingga Roller

Sepeda motor tipe skutik saat ini menjadi pilihan utama sebagian masyarakat.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Khoirul muzaki
Sepeda motor tipe skutik saat ini menjadi pilihan utama sebagian masyarakat. 

TRIBUNBANYUMAS. COM, BANJARNEGARA - Sepeda motor tipe skutik saat ini menjadi pilihan utama sebagian masyarakat.

Kemudahan dalam pengoperasian, kelincahan, hingga akomodasi yang tersedia dalam bentuk bagasi luas jadi alasan masyarakat memilih sepeda motor dengan transmisi otomatis ini. 

Salah satu hal dasar yang membedakan skutik dengan sepeda motor tipe cub dan sport adalah sistem penggerak otomatis yang dikenal sebagai sistem CVT atau Contiously Variable Transmission. 

Dengan sistem transmisi ini, pengendara tidak perlu memindahkan gigi seperti pada sepeda motor tipe cub dan sport. 

Agar skutik kesayangan selalu dapat menemani berbagai aktivitas, kondisi CVT perlu diperhatikan. Technical Training Coordinator Astra Motor Yogyakarta Danang Priyo Kumoro berbagi kiat-kiat agar CVT skutik kesayangan semakin awet. 

1.       Rutin mengecek V-Belt. 

V-belt harus dicek berkala pada penggunaan 8.000 Km. Secara teori, umur pakai komponen ini dapat menyentuh 24.000 Km dan setelahnya harus diganti. Tetapi, hal tersebut bergantung pada gaya berkendara dari setiap pengendara. Kondisi box CVT yang kotor juga dapat memperpendek usia dari v-belt. 

2.       Periksa kondisi Roller 
Akselerasi dan top speed sepeda motor tipe skutik salah satunya dipengaruhi oleh berat roller. Kondisi roller yang rusak atau aus dapat diakibatkan oleh v-belt yang bermasalah atau karena usia pakai. Jika roller rusak atau aus adalah terdengar bunyi atau suara yang berisik di dalam CVT bagian depan. Jika hal ini sudah terjadi, sangat direkomendasikan untuk mengganti dengan satu set roller baru yang spesifikasinya sesuai dengan tipe skutik tersebut. 

3.       Hati-hati dalam menggunakan komponen balap atau tune-up. 
Penggunaan komponen balap pada sepeda motor yang digunakan harian perlu dipertimbangkan secara matang. Penggunaan komponen balap dapat memperpendek usia pemakaian komponen.  

4.       Rutin ganti oli transmisi 
Agar pelumasan di bagian transmisi tetap optimal, lakukan pemeriksaan dan penggantian oli transmisi skutik setiap kelipatan 8.000 km. 

5.       Gunakan skutik secara wajar 

Agar CVT skutik semakin awet, hindari penggunaan secara tidak wajar. Beberapa contoh penggunaan yang tidak wajar meliputi membawa beban berlebihan, melakukan buka-tutup gas secara spontan dan berlebihan, hingga penggunaan di medan offroad.  (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved