Breaking News:

Berita Regional

Agar Bisa Nikah Lagi, Pria Ini Kerjasama dengan Kepala KUA Palsukan Surat Kematian Istri

Selain S, Kejaksaan Negeri Bandung juga menetapkan AM, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Petang, Kabupaten Badung sebagai tersangka.

Editor: m nur huda
istimewa
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, BADUNG - Seorang pria berinisial S (56), ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pemalsuan surat kematian istrinya sendiri, Diah Suartini (54).

S juga memalsukan KTP dan kartu keluarga (KK) agar bisa menikahi perempuan lain berinisial H.

Kasus pemalsuan surat kematian ini terjadi di Kabupaten Badung, Bali.

Selain S, Kejaksaan Negeri Bandung juga menetapkan AM, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Petang, Kabupaten Badung sebagai tersangka.

AM terbukti bekerja sama dengan S memalsukan surat.

Kasus tersebut berawal saat tersangka S akan menikahi seorang perempuan berinsial H.

Padahal S secara resmi masih memiliki seorang istri bernama Diah Suartini.

Pada Agustus 2019, S menemui AM dan meminta kepala KUA tersebut membuat surat pernyataan kematian dan surat keterangan kematian palsu atas nama Diah Suartini agar bisa menikah lagi.

"Yang menerangkan bahwa korban telah meninggal dunia di mana sebenarnya korban masih hidup dan sehat walafiat sampai saat ini," kata Kepala Kejaksaan Negeri Badung I Ketut Maha Agung, Rabu (24/11/2021).

Kedua tersangka saat berada di Kejari Badung.
Kedua tersangka saat berada di Kejari Badung. (Kejari Badung)

Padahal Diah dalam kondisi masih hidup.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved