Breaking News:

Berita Sragen

Galian C Tak Berizin di Kedawung Sragen Resahkan Warga, Pengerukan Tak Sesuai Ketentuan

Warga sekitar tambang galian C tanpa izin di Desa Wonorejo, Kecamatan Kedawung, Sragen terganggu akan adanya aktivitas penambangan

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Ketua Komisi III DPRD Sragen, Sugiyarto ketika menyidak tambang galian C di Desa Wonorejo, Kedawung, Sragen, Rabu (24/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Warga sekitar tambang galian C tanpa izin di Desa Wonorejo, Kecamatan Kedawung, Sragen terganggu akan adanya aktivitas penambangan.

Selain truk pembawa tanah yang menganggu aktivitas warga, bekas tanah galian juga membuat jalanan licin. Hal ini dapat membahayakan pengendara jalan mengingat galian.

Perlu diketahui, galian C tanpa izin tersebut berada di pinggir jalan utama desa sekaligus tikungan dan tanjakan. Keluhan warga tersebut disampaikan langsung kepada Ketua Komisi III DPRD Sragen, Sugiyarto.

"Galian C ini sangat menganggu aktivitas warga, ketika hujan ya licin di jalan. Sampai saat tidak ada yang jatuh dan kami berharap tidak ada. Warga mengeluh langsung ke saya," kata Sugiyarto.

Selain itu, Sugiyarto menyebut galian C ini juga tidak sesuai ketentuan pengerukan. Seharusnya ketika mengeruk, tanah tidak boleh tegak lurus, namun harus miring berapa derajat.

Tanah tegak ini dikhawatirkan akan menimpa seseorang yang melintas di sekitaran galian sehingga dapat mengakibatkan korban jiwa, seperti yang pernah terjadi di galian C tanpa izin di Tangen, Gesi beberapa waktu lalu.

"Ini seharusnya juga tanah yang dikeruk tidak tegak seperti itu, harus miring beberapa derajat agar tidak menimpa jika ada yang melintas. Tentu kami tidak ingin ada korban karena galian yang tidak benar," lanjut dia.

Sugiyarto melanjutkan galian C ini telah ditutup oleh Satpol-PP Sragen. Satpol-PP telah memasang spanduk berwarna kuning perihal penutupan tambang galian C.

Penutupan tersebut berdasarkan Perda Kabupaten Sragen Nomor 5 tahun 2017 tentang Pengelolaan dan Perlindungan Lingkungan Hidup.

Usaha tambang ini belum memiliki izin UKL-UPL/AMDAL maupun izin Eksplorasi-Produksi. Tambang galian ditutup sampai dengan izinnya dinyatakan lengkap.

"Ternyata sudah ditutup oleh Satpol-PP, tapi tadi pagi ketika melintas masih beroperasi. Makanya siang ini kami sidak kesini bersama teman-teman Komisi III," lanjut dia.

Sugiyarto mengatakan tambang galian C berizin di Sragen yang dirinya ketahui hanya ada enam. Dirinya menilai tambang galian C ilegal di Sragen sangatlah banyak.

"Saya mohon kepada dinas terkait untuk menertibkan entah dari Satpol-PP, DLH, PUPR, Pendapatan, tolong koordinasi yang galian c belum ada izinnya suruh mengurus izinnya terlebih dahulu."

"Jadi sama-sama enak kalau sudah ada izinnya, retribusi naik. Kalau belum ada izinnya ya kasihan," tandasnya. (uti)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved