Breaking News:

Berita Semarang

Ikuti PPKM Level 3, Wali Kota Hendi: Lebih Baik Mencegah daripada Mengobati

Pemkot Semarang akan ikuti aturan Mendagri terkait pembatasan selama Nataru 2022.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: sujarwo
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang akan mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh Menteri Dalam Negeri terkait pembatasan selama libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru).

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyampaikan, saat ini pihaknya belum mengeluarkan peraturan wali kota (perwal) sebagai turunan dari Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 62 Tahun 2021 tentang pencegahan Covid-19 saat Nataru.

  Namun demikian, dia memastikan akan menerapkan aturan tersebut.

Inmendagri Nomor 62 Tahun 2021 mengatur semua wilayah di Indonesia termasuk Kota Semarang wajib menerapkan aturan PPKM Level 3 sejak 24 Desember 2021 - 2 Januari 2022.

Dalam Inmendagri tertulis semua kegiatan sosial budaya ditiadakan selama aturan tersebut diberlakukan.

Bahkan, pada 31 Desember 2021 hingga 1 Januari 2022, semua alun-alun ditutup.

Hal ini dilakukan agar tidak menimbulkan kerumunan orang yang akan merayakan malam pergantian tahun.

Masyarakat juga dilarang merayakan malam pergantian tahun dengan arak-arakan atau pawai di jalan.

Sesuai Inmendagri, kegiatan ibadah dan perayaan Natal diharapkan dilaksanakan secara sederhana dan dibatasi 50 persen dari total kapasitas gereja.

Pelaksanaannya bisa dilakukan secara hybrid yakni melalui daring dan luring.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved