Breaking News:

Berita Nasional

Kata Haikal Hassan yang Akan Diperiksa Polisi Terkait Pengakuannya Mimpi Bertemu Nabi Muhammad

Pelaporan itu terkait pengakuan Haikal Hassan Baras bermimpi bertemu Nabi Muhammad SAW.

Tribunnews/Herudin
Sekjen Habib Rizieq Shihab (HRS) Center, Haikal Hassan mendatangi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (23/12/2020). Kedatangannya untuk diperiksa terkait pengakuan dirinya yang mimpi bertemu dengan Rasulullah SAW, namun karena dirinya reaktif Covid-19 saat dilakukan pemeriksaan rapid test antibodi, Haikal Hasan batal dimintai klarifikasi hingga ada hasil swab PCR negatif Covid-19. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Haikal Hassan Baras dilaporkan karena dugaan menyebarkan berita bohong melalui media elektronik, dan penodaan agama sehingga menimbulkan keonaran dan rasa kebencian.

Pelaporan itu terkait pengakuan Haikal Hassan Baras bermimpi bertemu Nabi Muhammad SAW.

Polda Metro Jaya menjadwalkan kembali pemeriksaan terhadap Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 itu.

Baca juga: Bukan Anak atau Istri Jenderal, Kok Anggiat Dijemput Mobil Dinas Brigjen TNI AD? Ini Kata Pengacara

Merespons hal tersebut, Haikal Hassan menceritakan terkait dengan awal mula dirinya mimpi bertemu Rasulullah.

"Gini saya jelaskan, di banyak kitab-kitab klasik dan di beberapa negara, jika seorang ibu punya anak dan meninggal dunia, mereka terbiasa berkata Insya Allaah anak mu disambut oleh Rasulullah.

Dan itu demi Allah saya bersumpah saya alami dalam mimpi saya, saat anak saya meninggal," kata Haikal kepada Tribunnews.com, Kamis (25/11/2021).

Atas pengalaman dalam tidurnya tersebut, Haikal mengatakan, kalau dirinya langsung menceritakan kepada para orang tua eks anggota Laskar Front Pembela Islam (FPI) yang tewas dalam insiden penembakan di rest area KM.50 Cikampek.

Hal itu dilakukan kata dia semata untuk memberikan penghiburan kepada keluarga yang sedang bersedih dan berduka.

"Lalu saya menghibur para orang tua yang anaknya meninggal dalam kejadian di KM50, jangan berduka dan bersedih, anak mu bersama Rasulullah. InsyaAllah,, mudah-mudahanan," ucapnya.

Menanggapi laporan tersebut, lantas Haikal Hassan mempertahankan apakah pernyataan yang disampaikannya tersebut telah menimbulkan keonaran.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved