Breaking News:

Berita Kudus

KSPSI Tolak Kenaikan UMK 2022 Kudus Cuma Rp 2.063

Konfederasi KSPSI Kabupaten  Kudus menolak kenaikan UMK 2022 yang hanya Rp 2.063.

Penulis: raka f pujangga | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Raka F Pujangga
?Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Kudus, Andreas Hua, bersama anggota menolak kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2022 yang hanya sebesar Rp 2.063. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS -  Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten  Kudus menolak kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2022 yang hanya sebesar Rp 2.063.

Ketua KSPSI Kabupaten Kudus, Andreas Hua menolak kenaikan upah itu karena dinilai dapat menimbulkan demotivasi kerja dan dapat berpengaruh terhadap produktifitasnya.

“Upah itu merupakan faktor penting untuk menunjang motivasi kerja. Karena kenaikan UMK 2022 sebesar Rp 2.063 itu sangat kecil dan tidak berpengaruh apa-apa,” kata dia, saat ditemui di secretariat KSPSI, Kamis (25/11/2021).

Andreas menjelaskan, motivasi kerja buruh sangat berpengaruh terhadap kemajuan perusahaan jika upah yang naik hanya Rp 2.063 atau naik 0,09 persen dari UMK 2021 sebesar Rp 2.290.995.

Sehingga pihaknya menolak upah UMK 2022 yang dihitung berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 36 tahun 2021 tentang bagi penetapan UMP dan UMK tahun 2022, karena dinilai merugikan para pekerja di tengah kondisi sosial ekonomi yang terdampak pandemi Covid-19.

“PP 36 ini sangat merugikan pekerja, apalagi di tengah kondisi sosial ekonomi yang terdampak pandemi begini,” ujarnya.

Menurutnya, untuk menggerakkan perekonomian daya beli masyarakat termasuk pekerja harus dipertahankan dan ditingkatkan untuk menunjang daya belinya.

Sedangkan kenaikan Rp 2.063 sama sekali tidak sebanding dengan kenaikan harga barang kebutuhan.

Misalnya untuk kebutuhan mengganti masker yang harus ganti setiap hari serta kebutuhan pokok lainnya yang terus mengalami peningkatan.

“Bagaimana kenaikan sebesar itu bisa menunjang daya beli,” katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved