Breaking News:

Berita Karanganyar

Pemkab Karanganyar Komitmen Wujudkan Smart City

Pemkab Karanganyar berkomitmen jadikan Bumi Intanpari sebagai smart city.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Agus Iswadi
Bupati Karanganyar, Juliyatmono menandatangani komitmen mewujudkan Kabupaten Karanganyar sebagai smart city saat penutupan Bimtek Smart City di Hotel Jawa Dwipa Karangpandan, Kamis (25/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar berkomitmen menjadikan kabupaten berjuluk Bumi Intanpari sebagai smart city.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatangan bersama yang dilakukan Bupati-Wakil Bupati Karanganyar, Juliyatmono-Rober Christanto beserta kepala OPD di Kabupaten Karanganyar saat penutupan Bimtek penyusunan masterplan smart city di Hotel Jawa Dwipa Karangpandan, Kamis (25/11/2021).

Kepala Diskominfo Karanganyar, Sujarno menyampaikan, tim penyusun masterplan telah melakukan Bimtek didampingi pembimbing dari Kementerian Komunikasi dan Informatika sebanyak empat kali sejak September 2021.

Lanjutnya, dengan selesainya Bimtek ini maka akan disusun buku yang nantinya menjadi pedoman dalam mengimplementasikan konsep smart city.

"Setelah buku jadi nanti konsepnya mengikuti roadmaps atau masterplan yang telah disusun. Nanti dievaluasi oleh kementrian sejauh mana implementasinya," katanya kepada Tribunjateng.com.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan, pengimplementasian smart city ini tidak bisa berdiri sendiri antar OPD.

Dia akan memantau terus seperti apa implementasinya nanti sekaligus akan dilakukan evaluasi.

Menurutnya perlu disiapkan SDM yang mumpuni kaitannya dengan teknologi dan informasi.

Pemerintah melalui semua OPD diharapkan terus berinovasi dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Semuanya terkoneksi apa yang ada di OPD. Maka data menjadi penting. Misal data orang miskin, dinas manapun akan pakai data itu, punya program pakai data itu," ucapnya.

Sementara itu, Pembimbing smart city, Andrari Grahitandaru menuturkan, konsep smart city ini harus berpedoman terhadap dokumen masterplan yang telah disusun oleh tim.

"Prioritasnya itu perubahan perilaku, perubahan mindset. Bahwa setiap OPD harus berkolaborasi dan harus melakukan inovasi. Misi utama menghilangkan ego sektoral. Tentu dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," terangnya.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved