Breaking News:

Berita Kendal

Sekolah Penggerak Libatkan Tokoh Masyarakat di Kendal

Pemerintah Kabupaten Kendal berkomitmen penuh dalam mendukung program sekolah penggerak (PSP).

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
LPMP Jateng bersama sejumlah tokoh sekolah penggerak di Kendal menggelar Forum Pemangku Kepentingan Daerah, Rabu (24/11/2021) di SMPN 3 Patebon. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Pemerintah Kabupaten Kendal berkomitmen penuh dalam mendukung program sekolah penggerak (PSP).

Sebanyak 32 sekolah jenjang Paud, SD, SMP, SMA sederajat, dan Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kabupaten Kendal sudah mengembangkan diri menjadi sekolah penggerak dengan penguatan SDM kepala sekolah dan guru yang unggul.

Jumlah ini menjadi bagian penting dari total 265 sekolah di Jawa Tengah yang kini sudah menjadi sekolah penggerak untuk pendidikan berkarakter dan maju.

Plt Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Tengah, Nugraheni Triastuti menyampaikan, untuk memajukan langkah PSP dilakukan Forum Pemangku Kepentingan Daerah.

Dengan melibatkan pemerintah daerah, kepala sekolah, pengawas, guru, siswa, orangtua siswa, dan tokoh masyarakat.

Beberapa unsur ini diharapkan bisa menjadi penopang kemajuan pendidikan dengan menyuguhkan pembelajaran yang menyenangkan.  

"Forum ini bertujuan meningkatkan mutu pendidikan, termasuk di Kendal. Bisa terwujud dengan kontribusi masing-masing pemangku kepentingan. Termasuk orangtua siswa dan tokoh masyarakat," terangnya saat mengikuti pembukaan forum, Rabu (24/11/2021) di SMPN 3 Patebon. 

Ia menegaskan, forum ini dimaksudkan juga untuk menghimpun harapan para siswa terkait sekolah yang menyenangkan dan berkarakter.

Sehingga bisa menguatkan SDM Sekolah melalui pelatihan dan pendampingan, pembelajaran dengan paradigma baru, perencanaan berbasis data, digitalisasi sekolah, serta pendampingan konsultatif dan asimetris.

Sehingga, sekolah mempunyai fokus pada pengembangan hasil  belajar siswa secara  holistik, menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, menyenangkan, dengan memusatkan pembelajaran pada siswa.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved