Breaking News:

Wawancara Khusus

Syamsudin Ingin Banjarnegara Jadi Pusat Ekonomi Kreatif Berbasis Kerakyatan

Wartawan Tribun Choirul Muzakki mewawancarai Plh Bupati Banjarnegara Syamsudin.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG/KHOIRUL MUZAKKI
Plh Bupati Banjarnegara, Syamsudin menyerahkan SK pensiun secara simbolis, Rabu (13/10/2021). 

TRIBUNJATENG.COM - Wartawan Tribun Jateng Choirul Muzakki mewawancarai Plh Bupati Banjarnegara Syamsudin tentang perjalanan kariernya hingga cinta-citanya setelah memimpin Banjarnegara. 

Berikut wawancaranya:

Apa cita-cita bapak dulu sehingga kini sukses jadi Plh Bupati?

Segala sesuatu ditentukan Yang Maha Kuasa. Saya dulu hanya bermimpi biasa, ingin jadi guru. Dan ketika itu tercapai, saya bersyukur. Hanya motivasi saya,  dimanapun berada, saya ingin jadi yang terbaik. Saya hanya menapak mengikuti aliran nasib. 

Bisa diceritakan kenangan menjadi guru?

Saya pertama menjadi guru di Desa Kalitengah Kecamatan Purwanegara, desa terpencil di ujung selatan Banjarnegara.

Salah satu murid saya adalah Dr. Sulistyo, Ketua Umum PGRI, tokoh pendidikan yang meningal saat terapi oksigen di RS TNI AL Mintoharjo, Jakarta. Komplek makamnya dibuat monumen pendidikan di Desa Kalitengah. 

Background bapak dari guru SD sampai jadi Kepala Dinas, kelebihan anda apa?

Sulit untuk melihat kelebihan diri. Hanya dimana pun berada, saya berusaha jadi yang terbaik, niatnya itu.

Saya  pernah jadi guru teladan, lalu kegiatan pendidikan kami dikatakan berhasil. Saya jadi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tahun 1999.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved