Breaking News:

Wawancara Khusus

Syamsudin Ingin Banjarnegara Jadi Pusat Ekonomi Kreatif Berbasis Kerakyatan

Wartawan Tribun Choirul Muzakki mewawancarai Plh Bupati Banjarnegara Syamsudin.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG/KHOIRUL MUZAKKI
Plh Bupati Banjarnegara, Syamsudin menyerahkan SK pensiun secara simbolis, Rabu (13/10/2021). 

Lalu posisi saya bergeser ke Bappeda, di situ saya merasan “dianiaya” karena bukan bidangnya. Tapi ternyata di situ saya diberi jalan belajar perencanaan.

Lalu saya pindah menjadi Kadin Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi, menyimpang dari background saya.

Di situ saya berkenalan dengan semua potensi di Banjarnegara, terutama bidang ekonomi kerakyatan. Kemudian saya ditunjuk jadi Sekda, dan 2011 saya pensiun. 

Dari background  pendidikan meloncat ke politik, kenapa memilih itu?

Sebenarnya saya tidak memilih. Tampaknya perjalanan yang mengantarkan saya kesitu. Saat usia saya sekarang 67 tahun, saya kembali memperoleh pelajaran.

Dunia pilitik bukan dunia yang menarik bagi saya. Masa jabatan saya (Plh) tinggal setengah tahun.

Insya Allah setelah itu saya akan balik ke kampung. Mungkin saya akan menekuni kegiatan empowering, pemberdayaan, dan menyatu dengan masyarakat. Sebisanya memengaruhi masyarakat untuk melangkah maju. 

Ketika dipercaya menjadi Plh, apa langkah yang akan dilakukan untuk mengaplikasikan kemampuan anda?

Satu hal yang membuat sistem berjalan lambat, ketika orang tidak didorong tapi justru dipatok target yang pasti.

Ketika potensi diri pimpinan Organisasi Perangkat Daerah(OPD) tidak diberi keleluasaan untuk improvisasi, mengembangkan mimpi, jadinya kaku.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved