Breaking News:

Berita Pekalongan

Wali Kota Pekalongan: Mitigasi Bencana Harus Diperkuat 

Wali Kota Pekalongan Aaf meminta program mitigasi bencana harus diperkuat

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: sujarwo
Dok. Kominfo Kota Pekalongan
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid saat meninjau banjir di Poncol, Kecamatan Pekalongan Timur 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Program mitigasi bencana harus diperkuat.

Seluruh pemangku kepentingan maupun elemen masyarakat diminta, mengenali kondisi daerahnya termasuk memprediksi potensi bencana yang mengancam.

Pasalnya, penanganan bencana alam merupakan tugas bersama tidak hanya pemerintah, melainkan lintas sektor dan serta masyarakat.

Deteksi dini mitigasi bencana melalui sistem komunikasi dan koordinasi yang baik, akan membantu stakeholder dalam penanganan bencana.

"Saya mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Pekalongan, untuk mengantisipasi dan meningkatkan koordinasi dalam mengenali potensi bencana di masing-masing wilayahnya," kata Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid, Rabu (24/11/2021).

Selain itu, seluruh elemen masyarakat perlu menyiapkan sarana dan prasarana penunjang seperti pendirian posko dapur umum maupun logistik sejak dini.

"Ayo seluruh warga bergotong-royong dan berkoordinasi mana tempat-tempat yang memang masih rawan bencana, dipersiapkan juga misalkan nanti diperlukan dapur umum, tempat pengungsian, semuanya harus dikoordinasi dari sekarang. Jangan sampai banjir besar, baru bergerak," imbuhnya.

Aaf panggilan akrabnya Wali Kota Pekalongan mengungkapkan, potensi banjir di Kota Pekalongan di tahun ini kemungkinan masih ada.

Bahkan, pihaknya sudah mengecek sendiri ke lapangan di beberapa wilayah dan perkampungan sudah tergenang banjir hingga 30 cm.

Oleh karena itu, koordinasi antar seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan agar bencana ini tidak menimbulkan dampak yang lebih besar.

"Tadi Saya juga sudah turun ke lapangan dan pantauan ke beberapa kampung di Kelurahan Klego sudah banjir, bahkan ada yang 30 cm. Mudah-mudahan, evaluasi kita menghadapi musim banjir bisa semakin lebih baik, karena potensi Kota Pekalongan untuk terjadi banjir tahun ini masih ada," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved