Breaking News:

Berita Perbankan

Wall Street Naik Didorong Penguatan Nvidia

Wall Street menguat dengan dua indeks utama berakhir di zona hijau. Sokongan terkuat datang setelah saham Nvidia

Wall Street Naik Didorong Penguatan Nvidia
Saham-saham di Wall Street melonjak pada Senin (9/9/2013) waktu setempat (Selasa pagi WIB), didorong oleh optimisme bahwa serangan militer terhadap Suriah kemungkinan bisa dihindari.

TRIBUNJATENG.COM, NEW YORK -- Wall Street menguat dengan dua indeks utama berakhir di zona hijau. Sokongan terkuat datang setelah saham Nvidia dan saham teknologi lainnya kembali naik.

Namun, koreksi pada saham Gap dan Nordstrom menyusul laporan kuartalan yang lemah membatasi penguatan. Rabu (24/11), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah tipis 0,03% ke 35.804,38, indeks S&P 500 menguat 0,23% menjadi 4.701,46 dan indeks Nasdaq Composite naik 0,44% ke 15.845,23.

Pada sesi kali ini, saham Nordstrom anjlok 29% dan Gap ambles 24%, setelah kedua pengecer melaporkan hasil kuartalan yang lemah dan memperingatkan masalah rantai pasokan menjelang musim belanja liburan Amerika Serikat (AS) yang penting.

Sementara itu, saham Nvidia menguat 2,9% karena bangkit kembali dari aksi jual di saham Big Tech awal pekan ini.

Saham pembuat chip grafis sekarang sudah melonjak sekitar 150% di sepanjang tahun 2021 ini.

Indeks S&P 500 menghabiskan sebagian besar sesi datar sebelum akhirnya menguat tepat sebelum penutupan.

Indeks sektor diskresioner konsumen S&P 500 naik 0,2% setelah data menunjukkan belanja konsumen AS meningkat lebih dari yang diharapkan pada Oktober.

Sedangkan sektor real estat memimpin di antara 11 indeks pada sektor S&P 500 dengan kenaikan 1,3% untuk sebagian besar sesi.

Apa yang disebut indeks harga PCE inti, ukuran inflasi pilihan Federal Reserve, juga dipercepat pada bulan Oktober.

Sementara itu, berdasarkan risalah pertemuan kebijakan The Fed terbaru disebutkan, The Fed terbuka untuk mempercepat penghapusan program pembelian obligasi dan bergerak lebih cepat untuk menaikkan suku bunga jika inflasi tinggi terjadi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved