Breaking News:

Berita Kabupaten Tegal

Buntut Kebijakan Investasi yang Mudah, PMDN Kab Tegal Naik Jadi Rp 9,07 Triliun Meski Masa Pandemi

Kemudahan izin berusaha dan penanaman modal yang ditawarkan Pemkab Tegal menarik minat investasi dari dalam dan luar negeri

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muslimah
Humas Pemkab Tegal
Foto penandatanganan letter of intent (LoI) antara Bupati Tegal Umi Azizah (tengah) dengan investor peminat di acara Slawi Invesment Business Forum (SIBF) 2021, di Hotel Grand Dian Slawi belum lama ini. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI – Kemudahan izin berusaha dan penanaman modal yang ditawarkan Pemkab Tegal menarik minat investasi dari dalam dan luar negeri. 

Meski pandemi, realisasi investasi dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) meningkat menjadi Rp 9,07 triliun di tahun 2020. 

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Tegal Umi Azizah, saat membuka Slawi Investment Business Forum (SIBF) 2021 di Hotel Grand Dian Slawi belum lama ini. 

“Berinvestasi di Kabupaten Tegal sangat menjanjikan. Terbukti dari realisasi investasi PMDN kita yang meningkat selama pandemi, dari Rp 1,42 triliun di tahun 2019 menjadi Rp 9,07 triliun di tahun 2020.

Meskipun untuk penanaman modal asing (PMA) mengalami penurunan dari Rp 820 miliar di tahun 2019 menjadi Rp 291 miliar di tahun 2020,” jelas Umi, dalam rilis yang diteirma Tribunjateng.com, Jumat (26/11/2021). 

Disampaikan Umi, upayanya mendorong pertumbuhan investasi ke Kabupaten Tegal ditempuh dengan mengimplementasikan kebijakan pro investasi, salah satunya menjalankan sistem layanan perizinan yang semakin mudah, terbuka, cepat dan pasti serta terintegrasi dengan online single submission (OSS).

Di depan para investor, Umi pun memastikan jika proses perizinan usaha di lingkungannya transparan. 

Bahkan dijanjikan jika mengalami kendala atau ada pihak-pihak tertentu yang meminta imbalan, untuk segera melaporkan kepada dirinya untuk ditindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Untuk itu, dirinya berharap Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dapat menyajikan peluang investasi potensial untuk ditawarkan, termasuk kerjasama pemanfaatan aset seperti tanah milik pemerintah daerah yang lokasinya strategis.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kabupaten Tegal Moh Sholeh menjelaskan ada empat investor besar yang akan berinvestasi di Kabupaten Tegal tahun 2021 ini. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved