Breaking News:

Berita Banjarnegara

Cakupan Vaksinasi Banjarnegara Tertinggal dari Daerah Lain, Baznas Ikut Turun Tangan

BAZNAS Kab Banjarnegara bekerja sama dengan KORPRI gelar vaksinasi massal gratis.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Khoirul muzaki
BAZNAS Kabupaten Banjarnegara bekerja sama dengan Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) menggelar vaksinasi massal di TPQ Al Ikhlas Desa Gumelem Kulon Kecamatan Susukan, Kamis (25/11/2021). 

TRIBUNBANYUMAS. COM, BANJARNEGARA - Guna mempercepat cakupan vaksin untuk masyarakat luas, BAZNAS Kabupaten Banjarnegara bekerja sama dengan Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) menggelar vaksinasi massal gratis untuk masyarakat.

Kegiatan berlangsung di TPQ Al Ikhlas Desa Gumelem Kulon Kecamatan Susukan, Kamis (25/11/2021).

700 dosis vaksin diberikan cuma-cuma untuk 700 warga Desa Gumelem Kulon.

Tenaga kesehatan yang diturunkan berasal dari Puskesmas Susukan, RSUD Hj Anna Lasmanah, dan relawan Dinas Kesehatan. 

Ketua Baznas Banjarnegara, Sutedjo Slamet Utomo mengatakan, Baznas ikut tergerak membantu cakupan vaksin di Banjarnegara.

Pihaknya melihat capaian target vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Banjarnegara yang masih ketinggalan dibandingkan dengan daerah lain. 

“Baznas menggandeng Korpri, kita ikut berpartisipasi untuk menggencarkan vaksinasi guna mengejar ketertinggalan dengan daerah lain, "katanya,  Kamis (25/11/2021) 

Sutedjo menambahkan, Baznas Banjarnegara melihat kondisi Banjarnegara yang termasuk salah satu dari lima Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah sebagai lokasi fokus penanggulangan kemiskinan. 

Melalui kegiatan ini, Baznas sekaligus mendistribusikan bantuan sembako untuk masyarakat kurang mampu yang hadir. Bentuknya berupa bahan makanan pokok semisal beras, minyak dan gula.

Saat ini, kata dia, ada sebanyak 3.219 penduduk miskin ekstrem di 5 Kecamatan dan 25 Desa di Banjarnegara. 

Dari jumlah tersebut, yang masuk dalam data konsep penerima bansos KK desil I sejumlah 2.969 rumah tangga.  

Baznas ikut ambil bagian dengan  menggelar pelatihan ekonomi produktif kejuruan semisal montir sepeda motor, menjahit, rias pengantin maupun kegiatan lain seperti rehab RTLH. 

Dwi Suryanto, mewakil Korpri Banjarnegara, menambahkan kegiatan Gerakan Vaksinasi juga dalam rangka HUT Ke-50 Korpri yang berulang tahun tangga 29 November.

Ia melihat vaksinasi di Banjarnegara yang awalnya lambat, belakangan gencar. 

"Banjarnegara berkembang pesat cakupannya, yakni nomor lima dari bawah di Jawa Tengah, yang semula nomor satu dari bawah," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved