Breaking News:

Berita Jakarta

Hibah Lahan Eks BLBI Senilai Rp 492,2 Miliar ke Pemda dan 7 Kementerian/Lembaga, Ini Kata Menkeu 

Mantan Gubernur BI itu menilai pengelolaan aset eks BLBI sangatlah penting dan krusial.

Kompas.com/Istimewa
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada Sabtu (21/11/2020).(BPMI Setpres) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Gubernur BI itu menilai pengelolaan aset eks BLBI sangatlah penting dan krusial.

Aset-aset itu diharapkannya dapat dimanfaatkan dengan baik dan tidak menjadi tanah liar atau terbengkalai. Dikhawatirkan hal tersebut dapat membuat aset itu diserobot oleh pihak lain. 

"Jadi jangan sampai kita hanya mengambil aset, kemudian tanahnya menjadi tanah liar dan bisa diserobot lagi oleh berbagai pihak.

Oleh karena itu sekarang ini juga difokuskan berbagai aset yang sudah diambil alih saya minta kepada Direktorat Jenderal Kekayaan Negara langsung memikirkan asetnya mau dimanfaatkan untuk apa," ucapnya. 

Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati terlihat duduk di meja bundar yang terletak di Aula Mezzanine Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis (25/11/2021).

Ia tak sendirian. Di samping kirinya duduk Menko Polhukam Mahfud MD dan juga Dirjen Kekayaan Negara Rionald Silaban. 

Keberadaan mereka adalah menghadiri acara penandatanganan Berita Acara Serah Terima dan Perjanjian Hibah Aset eks Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) kepada Pemerintah Daerah melalui mekanisme hibah dan Penetapan Status Penggunaan (PSP) kepada tujuh Kementerian/Lembaga (K/L). 

Sri Mulyani yang mengenakan blazer warna merah hati yang dipadukan motif tenun menyebut pemerintah secara resmi menghibahkan aset eks BLBI seluas 426.605 m2 senilai Rp492,2 miliar.

Namun dia menegaskan jumlah itu masih jauh dari yang diharapkan. 

"Kita semuanya tahu bahwa hak tagih negara dari para obligor dan debitur itu mencapai Rp110,45 triliun.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved