Breaking News:

Drama Korea

Jeong Hoon Diteror Pesan Misterius Sinopsis Drakor Find Me in Your Memory Episode 5

Sinopsis Drakor Find Me in Your Memory episode 5 drama Korea Moon Ga Young dan Kim Dong Wook tayang di NET.

Penulis: iam | Editor: abduh imanulhaq
VIU
find me in your memory episode 5 

Jeong Hoon Diteror Pesan Misterius Sinopsis Drakor Find Me in Your Memory Episode 5

TRIBUNJATENG.COM - Sinopsis Drakor Find Me in Your Memory episode 5 drama Korea Moon Ga Young dan Kim Dong Wook tayang di NET.

Jeong Hoon memberi tahu Ha Kyung dia menerima surat ancaman dari pengirim yang tidak diketahui dengan fotonya bersama Ha Jin. Jeong Hoon dicoret di foto itu, seolah si pengirim ingin dia mati. Karena tahu hal ini bisa menakuti Ha Jin, mereka memutuskan untuk merahasiakannya. Sementara itu, Sutradara Ji terus menanyakan keseriusan hubungan Jeong Hoon dengan Ha Jin.

Ha Jin memeriksa akun sosial medianya untuk melihat foto yang diambil darinya dan Jeong Hoon. Ha Kyung menerima pesan aneh dari Jeong Hoon sehingga keduanya berbicara di telepon secara pribadi. Jeong Hoon memberi tahu Ha Kyung tentang foto-foto ancaman yang dia terima di mana wajahnya tergores di foto dirinya dan Ha Jin.

Keduanya setuju untuk merahasiakan informasi dari Ha Jin dan saling memperbarui jika terjadi sesuatu. Ha Kyung mengungkapkan kebenaran tentang foto-foto itu kepada Ha Jin. Khawatir tentang Jeong Hoon, dia mendorong mereka berdua untuk berhati-hati karena foto-foto yang mengancam itu mengkhawatirkan dan meminta Jeong Hoon untuk mulai mengirim pesan teksnya setelah bekerja sehingga dia tahu dia aman.

Dia juga memintanya untuk memberitahunya secara langsung tentang informasi seperti ini daripada pergi ke Ha Kyung secara langsung. Ha Jin seorang profesional; dia bisa menangani berita seperti ini. Ha Jin memperhatikan foto-foto itu lagi. Anehnya, foto-foto itu memicu memori di otaknya untuk mengklik dan tiba-tiba suara seorang pria muncul kembali. Dalam memori kabur, pria itu mengklaim bahwa dia sedang jatuh cinta.

Sudah waktunya untuk wawancara Jeong Hoon dengan Sutradara Ji. Jeong Hoon memasuki kantor Direktur Choi untuk menemukan Sutradara Ji dan mengambil fotonya dengan kameranya, tetapi berhenti begitu Jeong Hoon mendorongnya untuk bersiap-siap untuk wawancara. Begitu Sutradara Ji pergi, Direktur Choi duduk bersama Jeong Hoon dan mengungkapkan keprihatinannya. Sutradara Ji terus menyebutkan padanya tentang hubungan palsu Jeong Hoon dengan Ha Jin, itu agak aneh.

Jeong Hoon mengejar orang yang disangkanya adalah penguntit Ha Jin. Namun, ternyata dia adalah orang media yang mencoba mendapat foto untuk berita. Kemudian, Ha Jin ditawari peran sebagai pewarta di drama penulis Hwang So Seon, tapi dia butuh bantuan Jeong Hoon. Sementara itu, Jeong Hoon kembali mendapat surat ancaman lain.

 Jeong Hoon mendengar sebuah benda jatuh dan seorang pria tersentak. Dia mengejarnya, ternyata pria itu hanyalah seorang reporter yang ditugaskan untuk memotret Ha Jin. Jeong Hoon kemudian mendorong Ha Jin untuk tidak merasa buruk jika dia tidak mengingat masa lalunya, sementara Ha Jin berharap agar Jeong Hoon tidak membiarkan apa yang terjadi pada temannya terlalu memengaruhinya.

Pimpinan Park memberikan naskah lain untuk Ha Jin dan perannya sebagai pembawa berita. Ini adalah kesempatan sempurna bagi Jeong Hoon memberinya beberapa tips dan juga memberikan dukungan kepada sutradara dan penulis drama. Di sisi lain, Jeong Hoon dan Tae Eun mengunjungi orang tua Jeong Hoon. Jeong Hoon masih jujur dengan ibunya tentang hubungan palsu itu. Ibunya sedih saat mendenngarnya.

Setelah itu, Jeong Hoon sekali lagi menerima amplop biru yang sama yang dia lakukan sebelumnya dengan foto tambahan di dalam wajahnya yang tergores. Seolah itu tidak cukup buruk, salah satu foto menyertakan pesan yang mengklaim bahwa Ha Jin mencintai “orang itu” lebih dari yang dia lakukan dengan orang lain. Tiba-tiba, ingatan kematian Seo Yeon muncul kembali.

Ketika Seo Yeon diculik, Jeong Hoon tidak yakin di mana dia berada. Jeong Hoon datang terlambat saat Seo Yeon diseret ke atap gedung oleh penguntitnya yang kemudian mendorongnya ke kematiannya. Jeong Hoon bergegas ke rumah sakit jiwa tempat sang penguntit ditempatkan. Ketika Sung Ho terbangun untuk menemukan Jeong Hoon berdiri di depannya, dia tersenyum jahat. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved