Breaking News:

Berita Banyumas

UMK Banyumas Masih Tunggu Penentuan, Usulan SPSI Rp 2,5 Juta

Nominal pasti terkait UMK di Banyumas untuk tahun depan masih dalam tahap pengusulan.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: sujarwo
TRIBUNBANYUMAS/Permata Putra Sejati
Kepala Dinakerkop UKM Joko Wiyono saat ditemui Tribunbanyumas.com, 2 Februari 2021 lalu. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Nominal pasti terkait Upah Minimum Kabupaten (UMK) di Banyumas untuk tahun depan masih dalam tahap pengusulan.

Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Banyumas mengusulkan kenaikan sebesar Rp 2,5 juta. 

Hal tersebut mengacu pada kebutuhan hidup layak di Banyumas

"Pada prinsipnya kami menghormati usulan dimaksud, karena itu merupakan fungsi dan peran SPSI untuk menyampaikan aspirasi para pekerja," ujar Kepala Dinakerkop UKM Joko Wiyono kepada Tribunbanyumas.com,  Jumat (26/11/2021). 

Akan tetapi, Pemerintah menekankan untuk pengupahan agar berpedoman pada PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan. 

Ketua SPSI Banyumas, Haris Subiyakto mengatakan setelah SPSI Banyumas merapatkan usulan UMK Banyumas sebesar Rp 2,5 juta. 

"Namun, itu bukan menggunakan PP 36. Jadi itu usulan SPSI berdasarkan perhitungan kebutuhan hidup layak pekerja di Banyumas," terangnya. 

Ia katakan, dalam usulan tersebut tentu diperhitungkan pula soal dampak pandemi.

Ia menyebutkan kalau sebelumnya upah Banyumas adalah Rp 1.970.000. 

Upah itu berdasarkan kondisi yang normal dengan harga yang masih biasa. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved